22 Hari Penderita Tuna Rungu Belum Ditemukan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 22 Hari Penderita Tuna Rungu Belum Ditemukan

22 Hari Penderita Tuna Rungu Belum Ditemukan

Written By Mang Raka on Selasa, 13 Desember 2016 | 19.26.00

Pencarian Diperluas Hingga Puncak Parangpang

KARAWANG, RAKA - Sudah 22 hari, Rasim (65) seorang penderita tuna rungu belum berhasil ditemukan, setelah dinyatakan hilang di sekitar hutan Gunung Parangpang, Desa Medalsari, Kecamatan Tegalwaru.
Kordinator pencarian, Abah Emon mengatakan, luas area yang akan disisir adalah 4 kilometer ke arah barat, timur dan selatan dari titik pusat pencarian, yaitu di kaki Gunung Parangpang. "Personel pencarian mencapai 30 orang," ungkapnya kepada Radar Karawang, Senin (12/12) kemarin.
Ia melanjutkan, minimnya informasi, faktor cuaca, dan keterbatasan personel, dan pendengaran korban yang kurang sempurna, menjadi persoalan tersendiri selama melakukan pencarian. Meski begitu, berdasarkan analisa pihaknya, kemungkinan korban berada di atas Gunung Parangpang. "Wilayah itulah yang belum kami sisir. Besok (hari ini) kami kesana," ujarnya.
Kondisi Gunung Parangpang yang terjal, kata Emon, membuat tim evakuasi harus menunggu peralatan yang memadai. "Tingginya 20 meter, dan terjal" tuturnya.
Ketua Adat Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Singaperbangsa Karawang (Mapalaska) Agung Prabowo mengatakan, pihaknya telah melakukan pencarian sejak pekan lalu, usai menerima laporan dari pihak keluarga Rasim. Mapalaska sendiri telah melakukan pencarian di sekitar  Gunung Parangpang, yang berada di batas vegetasi perkebunan warga dan hutan belantara. "Kini pencarian difokuskan di wilayah Gunung Parangpang, Ciomas hingga ke tebing Rungking," katanya.
Pihak keluarga, kata Agung, awalnya tidak menyangka Rasim hilang, karena biasanya Rasim bisa berada di areal perkebunan dengan waktu yang lama yakni sekitar 14 hari. Namun, sejak keberangkatannya ke kebun hingga kemarin, sudah hilang 22 hari. Korban saat meninggalkan rumah memakai baju koko berwarna putih.
Kapolsek Pangkalan AKP Agus Wahyudin belum berhasil dikonfirmasi Radar Karawang terkait pencarian Rasim. Sedangkan Komandan Rayon Militer (Danramil) Pangkalan Kapt Suryadi, ketika dihubungi melalui ponselnya, kemarin malam, membenarkan peristiwa tersebut. "Iya, informasi itu benar. Saya sendiri bersama Babinsa setempat dan beberapa anggota lainnya sudah ikut melakukan pencarian, tapi belum ketemu. Soalnya, orang yang hilang itu penderita tuna rungu," kata Suryadi. (ops/psn)        


KRONOLOGIS 

20 November 2016
Rasim yang biasanya turun gunung setelah bertani 14 hari di ladang di kawasan Gunung Parangpang, ternyata tidak kembali ke rumah

3 Desember 2016
Keluarga korban baru melaporkan kejadian tersebut. Rasim akhirnya dinyatakan hilang

4 Desember 2016
Sukarelawan dari berbagai unsur membetuk tim evakuasi, dan melakukan pencarian

12 Desember 
-Tim evakuasi belum berhasil menemukan Rasim. Lokasi pencarian diperluas hingga radius 4 kilometer dari titik awal pencarian. Kordinat 0612.01 lintang selatan, 107.33.38 bujut timur
-Pencarian difokuskan pada puncak Gunung Parangpang 418 mdpl

Kontur Gunung Parangpang
-Terjal
-Tinggi tebing 20 meter
Kendala Pencarian
-Informasi keberadaan korban minim 
-Cuaca buruk
-Keterbatasan personel
-Pendengaran korban kurang sempurna
Area Pencarian
-4 kilometer 
Ciri-ciri Korban
-Rasim terakhir kali terlihat mengenakan pakaian putih, bersepatu boot, membawa golok

Berbagi Artikel :

1 komentar:

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template