2017, Kantor Arsip dan Perpustakaan Jadi Dinas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 2017, Kantor Arsip dan Perpustakaan Jadi Dinas

2017, Kantor Arsip dan Perpustakaan Jadi Dinas

Written By Mang Raka on Sabtu, 10 Desember 2016 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Berdasarkan peraturan daerah no 14 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kantor arsip daerah dan perpustakaan daerah akan dilebur dan dirubah menjadi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Meski demikian rencana alokasi anggaran yang tertuang dalam RAPBD 2017 dinilai masih jauh dari harapan untuk menjadi kantor arsip secara digital.

"Kita baru mau mengajukan anggaran agar dinas perpustakaan dan kearsipan memiliki fasilitas digital. Karena anggaran yang dialokasikan dalam RAPBD 2017 hanya sebesar Rp 2,1 miliar. Seharusnya bisa menyentuh angka Rp 5 miliar," ujar Kepala Kantor Arsip Daerah, Dadang Jalaludin, kepada RAKA, Jumat (9/12).
Dia menyampaikan berdasarkan study yang dilakukan pihaknya ke Arsip Nasional Republik Indonesia (Anri), untuk bisa menjadi kantor arsip digital, maka membutuhkan anggaran sebesar Rp 5 M. Oleh karennaya di tahun 2017, kemungkinan besar kantor arsip masih secara manual. "Apalagi anggaran ditahun 2016 itu cuman Rp 1,3 miliar. Tapi bagaimana perencanaannya, itu bagaimana nanti," ujarnya.
Saat ini, tambah Dadang, kantor arsip daerah memiliki 14 staf dan pegawai termasuk kepala kantor. Personil itu memang dinilai sudah cukup, meski demikian terkadang keteteran saat adanya permintaan untuk melakukan pembinaan ke OPD-OPD, Kelurahan, Desa atau Kecamatan secara bersamaan. "Bahkan sering pegawai dan staff bersamaan diundang untuk melakukan pembinaan dan itu terus berkesinambungan," ucapnya.
Saat kondisi seperti itu, dia mengakui para pegawai dan staff selalu ada diluar, paling ada dikantor saat melakukan finger print dipagi hari dan sore hari saat pulang. Oleh karenanya dia memastikan adanya kedisiplinan para pegawai dan staff, berdasarkan ketentuannya masuk pukul  7.45 Wib dan pulang 15.45 Wib.  "Kalau tadi pagi, staf dan pegawai ikut senam di Karawang pawitan. Kemudian ada satu yang datang pagi dan pukul 08.30 Wib ada keperluan dinas ke BPMPT," ujar Dadang seraya menapik staff dan pegawainya tidak disiplin.
Pantauan Radar Karawang di kantor arsip daerah sekitar pukul 09.00 Wib, belum ada satu orangpun pegawai maupun staff yang datang kekantor. Bahkan ruangan kepala arsip dan beberapa kepala bagian juga masih tertutup rapat. Sama seperti pintu depan yang tertutup rapat karena masih dikunci, tetapi pindu belakang sudah dibuka.
Sementara Ketua Komisi A DPRD Karawang, Tedy Lutfiana, saat dimintai pernyataan terkait kedisiplinan para pegawai dilingkungan pemerintahan daerah kabupaten karawang, terutama kantor arsip daerah. Dia hanya menyarankan untuk konfirmasi langusng ke kepala kantor arsip dengan mengirimkan nomor ponsel. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template