20 Koperasi Tidak Layak Belum Dibubarkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 20 Koperasi Tidak Layak Belum Dibubarkan

20 Koperasi Tidak Layak Belum Dibubarkan

Written By Mang Raka on Kamis, 08 Desember 2016 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Membubarkan sebuah lembaga koperasi tampaknya lebih sulit jika dibandingkan dengan membuat yang baru. Hal itu seperti yang tergambar dari upaya Dinas Koperasi dan UMKM Karawang, akan membubarkan 20 koperasi tidak aktif tahun ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Karawang melalui  Kabid Kelembagaan Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, H.Anwar Musadad mengatakan, selain melakukan pembinaan kepada koperasi-koperasi aktif, pihaknya juga berusaha menertibkan koperasi yang tidak aktif. Seperti yang diprogramkan tahun 2016, Dinas Koperasi dan UMKM menargetkan dapat membubarkan 20 lembaga koperasi yang sudah lama tidak aktif.
“Saat ini koperasi yang ada di Karawang berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UMKM jumlahnya mencapai ribuan. Hanya saja dari jumlah tersebut, banyak yang tidak aktif dan tidak lancar melaksanakan kewajibannya menggelar RAT serta melakukan usaha,” jelasnya.
Dikatakan ia, terhadap koperasi yang tidak aktif pemerintah terus berusaha melakukan pendekatan kepada para pengurusnya agar mau mengaktifkan kembali lembaganya. Sedangkan bagi koperasi yang benar-benar hanya tinggal namanya saja, pengurusnya tidak ada dan anggotanya tidak jelas, terpaksa memprosesnya agar koperasi tersebut dibubarkan.
Lanjut dia, koperasi yang terpaksa dibubarkan tersebut yaitu koperasi yang sudah puluhan tahun tidak pernah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT), kepengurusan dan keanggotaannya tidak jelas serta tidak pernah lagi ada aktivitas usahanya. Proses yang harus ditempuh untuk membubarkan sebuah koperasi tersebut jauh lebih rumit dibanding mendirikan koperasi yang baru, sebab harus benar-benar hati-hati dan teliti agar tidak terjadi dampak hukum yang terjadi akibat pembubaran itu.
“Terhadap koperasi yang terpaksa akan kita bubarkan, terlebih dulu diberikan kesempatan selama 3 sampai 6 bulan apakah mereka bisa tidak aktif kembali. Jika dalam batas waktu yang diberikan tetap tidak mau aktif kembali, maka setelah ada proses audit terhadap harta kekayaan koperasi tersebut, selanjutnya adalah proses pembubaran,” ujarnya.
Karena mekanismenya yang cukup rumit tersebut sambung dia, sehingga dari target  yang telah diprogramkan tahun ini sebanyak 34 buah akan dibubarkan  baru sebanyak 20 koperasi yang sedang kita usulkan untuk dibubarkan tahun ini. Sisanya secara bertahap akan terus dilakukan masih dalam proses dan sebagian di antaranya ada pengurus dan anggotanya berniat untuk mengaktifkannya kembali. (dri)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template