Waduh, 8 Muda-mudi Pesta Pil Setan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Waduh, 8 Muda-mudi Pesta Pil Setan

Waduh, 8 Muda-mudi Pesta Pil Setan

Written By Mang Raka on Rabu, 30 November 2016 | 12.30.00

JATISARI, RAKA - Peredaran hexymer atau yang dikenal dengan pil setan semakin parah. Akhir pekan kemarin, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Jatisari menggerebek delapan pemuda dan pemudi yang sedang asik pesta pil setan di kontrakan Dusun Kertasari RT 01/05, Desa Balonggandu, Kecamatan Kotabaru.
Kapolsek Jatisari, Kompol Yudi Kusyadi menceritakan, saat anggota Polsek Jatisari melakukan patroli pada malam minggu sekitar pukul 01.30 WIB, mereka melihat ada pengendara sepeda motor berboncengan seperti dalam keadaan mabuk, masuk ke dalam rumah kontrakan. "Karena merasa curiga, anggota kami mengikuti sepeda motor tersebut masuk ke dalam kontrakan. Di kontrakan sudah ada 6 orang. Setelah digeledah dalam tas, kedapatan pil hexymer dalam satu wadah toples, dan 24 paket pil hexymer serta 6 buah lem aibon," tutur Yudi kepada Radar Karawang, Selasa (29/11).
Lebih lanjut dia menyampaikan, tidak lama kemudian datang lagi dua orang dari arah luar kontrakan. Setelah digeledah, salah satu orang diantaranya kedapatan membawa 2 butir pil hexymer. "Selanjutnya delapan orang pelaku tersebut dibawa untuk diamankan ke Polsek Jatisari, dan kordinasi dengan Sat Narkoba Polres Karawang untuk tindak lanjutnya," ujarnya.
Sementara Kepala Desa Balonggandu, Suhana menyampaikan, diduga mereka sedang pesta untuk mabuk-mabukan. Dari delapan orang tersebut, tidak ada satu orangpun warga Balonggandu. Dia meminta agar para pelaku diproses secara hukum sesuai ketentuan berlaku, karena sudah mengotori desanya. "Diantaranya orang Kotabaru, yang jelas tidak ada orang Balonggandunya. Mereka telah mengotori desa kami. Harus diproses secara hukum yah," ujar Suhana.
Sementara Ketua RT Karna (44), Dusun Kertasari RT 01/05, Desa Balonggandu, Kecamatan Kotabaru, mengaku semua rumah kosan dan kontrakan yang ada di dusunnya, sudah memberi tahu para penghuninya. Tetapi kontrakan 14 pintu milik H Toto sulit dihubungi.
"Kontrakan Pak Haji Toto memang agak sulit komunikasi dengan kami. Bahkan beberapa kali melakukan pendataan. Kami tidak berhasil mendapatkan data warga yang ngontrak disitu," ujarnya.
Dia juga mengaku, di tahun 2016 ini, sudah melakukan pendataan door to door ke petak-petak kontrakan tersebut. Tetapi para penghuninya tidak ada di tempat. Kemudian saat meminta data ke pengurus kosan, juga sulit karena tidak pernah ketemu. "Bahkan saya sudah bertemu dua kali dengan Pak Haji Toto (pemilik kontrakan), saya minta data, katanya ada di pengurus (Pak Enjun), nanti akan diantarkan. Tapi sampai sekarang gak ada yang mengantarkan," bebernya.
Dia juga menyampaikan, kontrakan tersebut cenderung bebas dan tidak terpantau. Karena tempatnya yang agak terpisah dari permukiman warga. Disitu juga tidak ada pihak keamanan atau semacamnya yang melakukan penjagaan. "Memang seharusnya ada orang yang ditugaskan untuk menjaga disitu. Misalkan salah satu anggota FKPM, linmas atau siapa saja yang memang bertugas untuk mengawasi. Dengan demikian tidak akan sebebas itu," ujarnya.(zie)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Dusun kertasari,desa balonggandu,kecamatan kotabaru,,,maaf kalau salah sya comen,,setau saya,,balonggandu itu msuk nya ke kecamatan jatisari,bukan kotabaru,

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template