Uang Denda PBB Tidak Jelas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Uang Denda PBB Tidak Jelas

Uang Denda PBB Tidak Jelas

Written By Mang Raka on Jumat, 25 November 2016 | 13.30.00

-Porsi dan Peruntukannya Masih Misterius

TELAGASARI, RAKA - Realisasi Pajak Bumi dan bangunan (PBB) masih sulit terwujud 100 persen sampai akhir tahun. Pemberlakuan denda 2 persen saat lebihi jatuh tempo per 30 September lalu, kadang-kadang justru di handel bendahara PBB itu sendiri pembayarannya ke BJB yang disisihkan dari sisa hasil persentasenya.
Dikatakan Koordinator PBB Kecamatan Telagasari, Engkos Koswara, di Kecamatan Telagasari dari 14 desa yang sudah ditagih realisasi PBB, baru masuk sekitar 40 persen saja atau sekitar Rp 925 jutaan dengan realisasi tertinggi oleh Desa Pasirmukti sebanyak 73 persen, sementara terbuncit adalah desa Kalisari. Pihaknya berharap, para bendahara PBB desa tetap fokus penagihan meskipun honornya belum dicairkan di bulan ke 11 ini. Dirinya mengaku prihatin, sebab, di tengah honor 11 bulan yang belum cair, denda 2 persen perbulan PBB yang melebihi jatuh tempo, kadang-kadang dibayar sendiri oleh bendahara PBB, karena ada beberapa masyarakat yang enggan membayarkan denda pajaknya meskipun hanya Rp 6 ribu -10 ribu perbulannya. Itu diambil dari uang pribadi atau juga sisa hasil persentase penagihannya, demi mengejar target. "Honor memang belum cair, kita juga prihatin karena banyak diantara bendahara PBB pilih bayar sendiri denda pajak dari masyarakat," kata dia.
Lebih jauh Engkos menambahkan, kesulitan penagihan yang dihadapi, saat objek pajak yang dijemput jauh rumahnya, namun kadang-kadang tidak ada di tempat. Begitupun kesulitan belum masuknya masa panen. Meski demikian, Kecamatan Telagasari jika melihat dari Persentase realisasi pungutan PBB, masih diangka yang lebih baik dibanding kecamatan lain. Hanya saja, ia mempertanyakan, denda pajak yang selama ini dibayar masyarakat atau bahkan dihandel bendahara PBB pembayarannya ke BJB, dana kolektifnya lari kemana? Karena selama ini, belum ada kejelasan keterangan porsi dana denda tersebut alokasinya dihimpun di mana dan untuk apa porsinya. "Denda PBB yang dibayarkan juga kita gak tahu kemana larinya," jelas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template