Truk Bertonase Berat Biang Kerok Jalan Rusak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Truk Bertonase Berat Biang Kerok Jalan Rusak

Truk Bertonase Berat Biang Kerok Jalan Rusak

Written By Mang Raka on Kamis, 03 November 2016 | 16.00.00

-Komisi C Tuding Pengawasan Dishub Lemah

CIKAMPEK, RAKA - Jalan rusak yang kerap menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas, salah satu biang keroknya adalah truk bermuatan melebihi tonase. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Karawang, Elievia Khrissiana menuding Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karawang tidak serius mengawasi kendaraan bertonase melebihi kapasitas jalan.
"Kinerja Dishub belum optimal. Banyak jalan-jalan rusak akibat kendaraan bermuatan melebihi tonase," tegas Elievia kepada Radar Karawang, Rabu (2/11).
Dia menyampaikan, padahal pelanggaran yang diakibatkan oleh para pengusaha jasa transportasi, itu seharusnya dijadikan dasar untuk peningkatan kinerja Dishub. Bahkan sebenarnya pemerintah memiliki kewenangan memaksa, agar para pengusaha bisa mengikuti aturan yang ada. "Jadi kendaraan-kendaraan yang menjadi penyebab kerusakan jalan itu harus dilakukan pengujian dengan baik. Sesuai dengan aturan yang ada. Ini bisa sebagai upaya untuk peningkatan PAD juga," paparnya.
Ia melanjutkan, jika Dinas Perhubungan tidak menjalankan tugasnya dengan baik, maka akan semakin banyak kendaraan atau pengusaha yang melakukan pelanggaran. Terlebih yang rusak itu merupakan jalan-jalan protokol yang sangat tinggi mobilitasnya. Yang lebih mempersulit DPRD dalam melakukan pengawasan adalah, ketika melakukan pengecekan jalan-jalan rusak itu merupakan jalan nasional dan jalan provinsi. Sehingga anggaran yang digunakan juga menggunakan anggaran pemerintah provinsi dan pusat. Sementara proses komunikasi dan koordinasinya tidak bisa secara langsung berbeda dengan anggaran kabupaten, dimana anggota DPRD bisa langsung melakukan peneguran kepada dinas instansi terkait, untuk segera menggelontorkan anggaran yang sudah disediakan. "Jalan-jalan rusak itu merugikan masyarakat. Terutama masyarakat kecil. Pengguna motor rawan tergelincir dan terjadi kecelakaan," ujarnya.
Dia bersama Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H Toto Suripto, Rabu (2/11) kemarin melakukan pengecekan kondisi alat uji kendaraan. Selain itu pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap fasilitas yang dimiliki Dishub, termasuk mobil derek. "Dishub baru punya satu mobil derek untuk mobil besar. Kami akan dorong  pengadaan mobil derek untuk kendaraan kecil," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dishubkominfo Aip S Chalil belum berhasil dikonfirmasi. (zie)

Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Jumlah truck sama jumlah motor sudah sama sekarang,... dimana2 pasti ketemu truck,..komplek perumahan skalipun,... (ga penting2 amat mah,..mnding ga usah keluar rumah,...rawan kcelakaan mit amit),... makanya jalan2 sampai gang gang juga baiknya di beton saja,..

    BalasHapus
  2. Gmna gak rusak oknum punglinya masih ada. Truk yang bermuatan berlebihan bisa tetep melakukan aktivitas nya. Kasian masyarakat yang jadi korban sang raja pungli.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template