Terpidana Kasus Genset Dipenjara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Terpidana Kasus Genset Dipenjara

Terpidana Kasus Genset Dipenjara

Written By Mang Raka on Jumat, 25 November 2016 | 19.32.00

KARAWANG, RAKA - Tiga tahun yang lalu manajemen RSUD Karawang diterpa isu korupsi pengadaan genset. Sekitar 30 orang dari pejabat, staf, rekanan, termasuk petinggi rumah sakit plat merah itu dipanggil Kejaksaan Negeri Karawang.
Setelah berkali-kali persidangan, kini terpidana kasus korupsi tersebut, Ida Lisnurida, dieksekusi Kejari Karawang dan langsung dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Kamis (24/11) kemarin.
Kepala Seksi Pidana Khusus Titin Herawati Utara, saat ditemui wartawan di kantornya mengatakan, pihaknya mengeksekusi terpidana setelah mendapat salinan putusan dari Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu. Berdasarkan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap itu, terpidana dinyatakan bersalah melanggar Pasal 2 Ayat 1 Jo 55 Pasal 18 Undang Undang Tipikor. "Terpidana divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan," kata Titin.
Saat akan dieksekusi, kata Titin, mantan wakil Direktur RSUD Karawang itu cukup koperatif. Apalagi, Ida Lisnurida sudah menerima putusan MA dan bersedia menjalani hukuman tersebut. "Kejari Karawang selaku eksekutor hanya menjalankan putusan MA, dan perkara korupsi pengadaan genset ini dinyatakan selesai. Karena vonis hakim kepada seluruh terdakwa sudah inkrah," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, perkara yang menyeret terpidana terjadi ketika dr Ida Lisnurida selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), dituduh melakukan proses lelang pengadaan genset melampaui kewenanganya. Tudingan tersebut mengarah kepada terpidana karena dinilai telah mengambil alih kewenangan PPK (pejabat pembuat komitmen) dalam proses lelang tersebut. Akibatnya, proses lelang pengadaan genset sebesar Rp 1,3 miliar di lingkungan RSUD, tidak berjalan sebagaimana mestinya. "Proses lelang yang tidak sesuai aturan ini merupakan perbuatan korupsi, karena merugikan negara sebesar Rp 200 juta," jelas Titin. (ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template