Stop Kekerasan Terhadap Guru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Stop Kekerasan Terhadap Guru

Stop Kekerasan Terhadap Guru

Written By Mang Raka on Rabu, 23 November 2016 | 12.30.00

-Jadi Tema Besar Perayaan HUT PGRI

TELAGASARI, RAKA - Menindaklanjuti kebijakan Pengurus Daerah (PD) PGRI tingkat I Jawa Barat soal anti kriminalisasi guru. Pengurus Daerah (PD)II PGRI Karawang menyebar spanduk ke semua lembaga dan instansi pendidikan seminggu terakhir demi menguatkan kewibawaan para guru yang bertugas.
Wakil Ketua PD PGRI Karawang, Undang Sukarta mengatakan pihaknya meneruskan arahan dari PD PGRI Jawa Barat. Demi menguatkan peran guru sebagai figur pendidikan yang bertugas mulia mencerdaskan generasi penerus bangsa. Maka, media spanduk ini digunakan sebagai cara jitu menangkis pihak-pihak yang hendak mengkriminalisasikan guru. Sebab, guru merupakan tenaga dan aset merubah pengetahuan anak-anak didik, baik kognitif, apektif dan sikap. Maka di tengah perubahan tingkah laku dan era dewasa ini, tidak sedikit masyarakat beranggapan mendidik dengan sedikit cubitan, membentak dan lainnya sebagai bentuk kriminalisasi dan harus masuk jalur hukum. Ini jumlahnya cukup banyak di Karawang seperti yang pernah terjadi di Rengasdengklok, Pedes dan Telagasari. Meskipun jumlahnya masih belum terdata sempurna soal kasus angka kriminalisasi guru di Karawang, tapi laporan-laporan itu masuk dan jumlahnya tak sedikit. "Kita teruskan arahan dari Jawa Barat, ya kita pasang spanduk stop kriminalisasi guru mulai saat ini," jelas dia.
Undang menambahkan, spanduk sebagai media sosialisasi untuk menghentikan sensitifitas pendidikan guru pada muridnya ini, dipasang di sekolah-sekolah baik tingkat SD, SMP dan SMA maupun intansi pendidikan lainnya seperti kantor UPTD PAUD/SD dan kantor PGRI.
Guru sebut Undang, saat dalam pengajaran, jika salah dan melanggar HAM sekalipun ada alur-alurnya yang bisa ditempuh secara hukum, tetapi catatnya, didikan guru jangan sampai menimbulkan reaksi yang berlebihan, utamanya dari para orangtua/wali murid.
Karenanya, memperkuat agenda penghentian kriminalisasi guru, di hari besar menyongsong HUT Guru ke 71, semua guru dan anggota PGRI Karawang nanti diwajibkan pake slayer yang ditempel ikat kepala dengan stop kriminalisasi guru, akan mewarnai paska upacara puncaknya. "Nanti menguatkan kriminalisasi guru, bukan saja pasang spanduk, tapi ikat kepala bertuliskan stop kriminalisasi guru juga akan warnai HUT Guru," jelas dia. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template