Sembilan Warga Pacing Demam Berdarah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sembilan Warga Pacing Demam Berdarah

Sembilan Warga Pacing Demam Berdarah

Written By Mang Raka on Sabtu, 05 November 2016 | 16.00.00

JATISARI, RAKA - Sembilan orang warga Desa Pacing, Kecamatan Jatisari, terserang demam berdarah dengue. Warga merasa khawatir semakin banyak korban yang berjatuhan akibat DBD.
Untuk menanggulangi semakin banyaknya korban, pemerintah desa dan UPTD Kesehatan melakukan langkah penanggulangan gawat darurat, dengan menggelar rapat minggon khusus DBD.
Kepala Desa Pacing, Wawan Zaelani menyampaikan, pada awalnya dia merasa kesal dengan sikap kepala UPTD Puskesmas Pacing, karena jarang melakukan komunikasi dan kordinasi dengan pemerintahan desa. Bahkan saat banyak warga Pacing menjadi korban DBD, pihak Puskesmas tidak memberikan laporan kepada pemerintah desa. "Kemarin di rapat minggon saya sengaja panggil kepala puseksmas. Saya minta data konkrit warga Pacing yang terserang DBD. Ternyata ngomongnya gak punya. Gimana gak kesel coba," tegas Wawan kepada Radar Karawang, Jumat (4/11).
Sementara dia sendiri hanya mendapat laporan dari para RT yang warganya terserang DBD. Lebih anehnya, meski sudah banyak warga yang berjatuhan sakit DBD, tetapi tidak ada inisiatif atau langkah yang dilakukan oleh pihak puskesmas. "Harunya ngobrol dong. Bagaimana seharusnya. Kalau gak ada anggaran untuk fogging berarti solusinya bagaimana. Kalau dikomunikasikan semuanya pasti selesai. Jangan diam saja seperti sekarang," tegasnya.
Sementara hasil rapat minggon desa yang diikuti juga oleh kepala Puskesmas Pacing, akhirnya menghasilkan keputusan. Bahwa warga Pacing harus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara berkala minimal seminggu sekali. "Kemudian rencana berikutnya akan dilakukan pemogingan, dengan anggaran swadaya. Karena puskesmas tidak memiliki anggaran untuk fogging," paparnya.
Sekretaris Desa Pacing, Pupung Pudoli menambahkan, warga yang terserang DBD berdasarkan data yg diinput dari para ketua RT adalah sebanyak sembilan orang yaitu Iki (3), Faisal (4), Anak Indra (5), Anak Acum (7), mereka warga RT 02/02. Kemudian Een (25), Soma (10) warga RT 01/01, Didin (18) warga RT 02/01, Rafi (6), warga RT 01/02. "Semuanya masuk Dusun Kareo. Dan terakhir Ikah warga Dusun Karajan RT 03/04. Jadi jumlah keseluruhan 9 orang," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, hampir semua penderita DBD awalnya dibawa ke Puskesmas Pacing, tetapi kemudian karena keterbatasan fasilitas, maka pasien dirujuk ke rumah sakit terdekar. Seperti Puri Asih, Karya Husada dan rumah sakit lainnya. "Kami harap warga bisa melakukan PSN dengan baik. Sebelum dilakukan pemoggingan. Karena rencananya akan dilakukan pemoginggan secara swadaya," harapnya.
Sementara sampai berita ini diterbitkan, Kepala Puskesmas Pacing dr.Ahmad Nurdin masih belum dapat dimintai keterangan. (zie)

Korban DBD

Warga RT 02/02
Iki (3) 
Faisal (4) 
Putra Indra (5) 
Putra Acum (7)

Warga RT 01/01
Een (25) 
Soma (10) 

Warga RT 02/01
Didin (18) 

Warga RT 01/02
Rafi (6) 

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template