Sakit Jiwa, Pudin Dikurung di Kamar 20 Tahun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Sakit Jiwa, Pudin Dikurung di Kamar 20 Tahun

Sakit Jiwa, Pudin Dikurung di Kamar 20 Tahun

Written By Mang Raka on Selasa, 22 November 2016 | 13.30.00

-Orangtua tak Punya Biaya Berobat

JATISARI, RAKA - Ada kabar memprihatinkan dari Dusun Kertajaya RT 02/04, Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari. Seorang warganya, Pudin (32) putra bungsu dari Ade (55) menderita gangguan jiwa sejak 20 tahun lalu.
Keluarga Pudin yang tergolong tidak mampu itu, terpaksa mengurungnya di kamar selama 20 tahun karena keterbatasan biaya pengobatan.
Meski sebenarnya sudah pernah dibawa ke tempat rehabilitasi orang yang terkena gangguan jiwa di Karokrok, Patokbeusi, Subang, tetapi hanya mampu dua kali berobat karena tidak punya biaya. "Kasihan, orangtuanya termasuk orang yang gak mampu di Balonggandu, karena hanya mengandalkan pendapatan dari kuli nyuci saja," ujar Kasi Pemerintahan Desa Balonggandu, Budi Setiajaya (44) kepada Radar Karawang, Senin (21/11).
Bahkan, tambah Budi, rumahnya saja dapat bantuan rutilahu pada tahun 2011 lalu. Jika Pudin ingin makan, orangtuanya terpaksa harus keliling ke tetangga meminta belas kasih. Kondisi tersebut sudah berjalan sangat lama. "Bapaknya sudah meninggal beberapa bulan lalu. Sebelum meninggal, bapaknya juga stroke. Jadi benar-benar butuh bantuan," ujarnya
Program yang digembar-gemborkan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi terkait pengobatan terhadap orang gila, kata Budi, saat ini juga sedang mulai dikomunikasikan dengan pihak keluarga dan pemerintah desa. Tetapi ada yang mengganjal, yaitu orangtua Pudin masih tidak mau berpisah dengan anaknya. "Anak laki-laki satu-satunya, istilahnya anak meunang hayang (anak yang sangat diinginkan) karena tiga kakaknya perempuan," ujarnya.
Ade (55) mengaku hanya bisa bersabar atas kondisi keluarganya, termasuk kondisi anak bungsunya yang menderita gangguan jiwa. Bahkan dia mengaku harus sekuat tenaga untuk menghidupi keluarga. "Sedapat-dapatnya dari kerja nyuciin baju orang aja. Jadi saya mah bersabar aja yah," ujar Ade.(zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template