Proyek Perumahaan Green Village Dihentikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek Perumahaan Green Village Dihentikan

Proyek Perumahaan Green Village Dihentikan

Written By Mang Raka on Kamis, 10 November 2016 | 16.00.00

KARAWANG,RAKA - Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari menghentikan langsung pembangunan perumahaan Karawang Green Village (KGV) di Kampung Rawa Rengas, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Rabu (9/11) kemarin.

Kehadiran wabup yang mendadak tersebut ternyata untuk menghentikan proyek pembangunan perumahan itu karena belum memiliki izin. Wabup datang bersama BLHD, Cipta Karya dan Camat. "Kita mendapat laporan masyarakat terkait pembangunan perumahan ini karena ada kekhawatiran menganggu aliran sungai jika tidak ada pengawasan dari Pemkab. Ternyata setelah kita kaji perizinannya tidak ada makanya saya datang untuk menghentikan pembangunan ini," kata Wabup.
Pemkab Karawang, kata Jimmy, memiliki aturan yang harus dipatuhi oleh investor seperti pengembang perumahan. Jika aturan sudah dilanggar maka harus diambil tindakan tegas. Jangan sampai pembangunan perumahan justru menyebabkan bencana seperti bencana lingkungan. Oleh Karena itu kegiatan pembangunan perumahan Karawang Green Vilage harus dihentikan hingga pengembang memiliki izin. Selama tidak memiliki izin semua kegiatan pembangunan harus berhenti. "Kita membuat aturan ini demi kepentingan masyarakat kalau mereka berani melanggar kita juga berani bertindak tegas," katanya.
Dikatakannya, Pemkab harus bersikap tegas terhadap pengembang yang belum mendapatkan izin. Pasalnya, pembangunan perumahan itu harus mendapat rekomendasi teknis dari dinas terkait seperti dinas Cipta Karya. Sebab, jika tidak memiliki izin tentunya pembangunannya akan asal-asalan yang pada akhirnya akan merugikan masyarakat. "Pengembang ini sudah melakukan pelebaran sungai yang akan dijadikan perumahan, namun pelebaran ini hanya disekitar perumahan sementara hilirnya tidak dilakukan pelebaran. Kalau seperti ini yang dirugikan masyarakat sekitar hilir karena akan kebanjiran," ucapnya.
Jimmy mengingatkan  pihak pengembang agar tidak melakukan kegiatan pembangunan sebelum memiliki ijin. Jika tetap membandel, pemerintah akan melakukan penyegelan. Apalagi pembangunan ini terkesan terselubung karena tidak ada papan nama dan selama pengerjaan pintu masuk ditutupi oleh terpal sehingga sulit dilihat oleh warga sekitar. "Pembangunan perumahan ini membuat warga curiga hingga mereka membuat laporan kepada pemerintah. ternyata kecurigaan masyarakat terbukti mereka belum memiliki izin," katanya. (ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template