Pengusaha Rumahan Mengeluhkan Pasar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengusaha Rumahan Mengeluhkan Pasar

Pengusaha Rumahan Mengeluhkan Pasar

Written By Mang Raka on Jumat, 18 November 2016 | 13.00.00

TEGALWARU,RAKA - Hasil olahan kreativitas masyarakat Desa Mekarbuana selain ramah lingkungan serta unik, juga mampu bersaing dengan produk-produk modern yang saat ini mulai ditinggalkan peminatnya, karena masyarakat sudah mulai menggunakan perkakas dan makanan juga alat rumah tangga yang ramah lingkungan.

Beberapa produk rumahan yang saat ini menjadi sentral kunjungan bagi panitia Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS)
seperti gelas bambu, penutup makanan dari bambu, soren bambu, perkakas bumbu dari kayu dan berbagai macam olahan keperluan rumah tangga hingga alat untuk penunjang rumah tangga pun ikut diperlihatkan pada display yang disediakan panitia kegiatan.
Jabarrudin (37) warga Mekarbuana mengungkapkan kerajinan yang dibuat warga murni  kreativitas warga yang terkoordinir secara baik dan diinisasi masyarakat. mDirinya pun berharap pemerintah bisa menjadi bapak dari pasar warga agar usaha itu tetap hidup hingga mampu beri kesejahteraan bagi masyarakat. "Jika ada pasar yang bisa di janjikan maka saya cukup berharap warga sudah tidak lagi kebingungan produksi hasilnya akan dipasarkan di mana, tapi hingga kini belum ada standar pasar yang bisa merepresentasikan perihal itu semua," tandasnya, Kamis (17/11).
Senada dengan itu, Junaedi (35) menerangkan saat ini usaha-usaha mikro bermunculan di beberapa desa di Kecamatan Tegalwaru. Dirinya pun mengungkapkan bahwa pasar cukup pelik di dapatkan. Jika dinilai dari seni, dirinya membenarkan selain memang untuk keperluan sehari-hari, juga nilai seninya bisa kompetetitif dengan hasil produk moderen yang sekarang justru warga mulai menggemari produk-produk alam.
"Cuma keterbatasannya kami cukup satu kesulitan dimana pasar yang bisa menerima dalam jumlah dan partai yang besar agar usaha-usaha mikro bisa bertahan dengan jangka waktu yang panjang. Sehingga harapan kami setelah ikuti kegiatan ini bisa di publish secara serius agar produk kami bisa di kenal di khalayak," harapnya.
Demikian Wiyah (27) ibu rumah tangga pelaku usaha produk penganan ringan dari buah terubuk pun menerangkan hal yang sama. Perlu kiranya pemerintah menjadi jembatan yang aktual ke beberapa pasar agar produk yang di geluti warga bisa juga dikenali secara serius di pasaran. "Justru dengan kepanjangan tangan pemerintah produk kami nanti bisa dikenal juga oleh yang lain. Saya malah berharap produksi yang berbasis sama produk kami bisa diikutsertakan agar bisa terjual secara signifikan. Seperti contohnya kan pengusaha katering jika dihimbau oleh pemerintah, menggunakan produk kerupuk dari terubuk, maka saya yakin kami bisa produksi dengan jumlah yang banyak. Hal itulah yang kami tunggu. Sekarang tinggal keseriusan pemerintah mau seperti apa," tukasnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template