Patgulipat Dana Kapitasi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Patgulipat Dana Kapitasi

Patgulipat Dana Kapitasi

Written By Mang Raka on Selasa, 01 November 2016 | 19.58.00

-Tidak Disalurkan Langsung ke Puskesmas

KARAWANG, RAKA - Dana kapitasi yang diterima Pemerintah Kabupaten Karawang dari BPJS Kesehatan periode Januari-Juni 2014, sebesar Rp 32 juta diduga tidak digunakan sesuai aturan.
Hal itu terungkap setelah Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jawa Barat menemukan ketidakwajaran penggunaan dana tersebut. Selain tidak disalurkan langsung ke puskesmas, dana itu juga dikelola Dinas Kesehatan Karawang. Padahal dalam Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2014 yang disahkan bulan April, pembayaran dana kapitasi dari BPJS Kesehatan dilakukan melalui rekening dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu puskesmas, dan diakui sebagai pendapatan.
BPKP juga tegas menyatakan peraturan pemerintah terkait dana kapitasi sudah turun pertengahan Mei 2014. Kenyataannya, Pemkab Karawang menganggap peraturan pemerintah baru turun Juni, sehingga penyaluran dana kapitasi dilakukan Juli 2014. Padahal peruntukan dana kapitasi sudah jelas, 60 persen untuk belanja pegawai dan 40 persen untuk kegiatan puskesmas. "Seharusnya uang sudah bisa langsung dicairkan ke setiap puskesmas, tapi disalurkan pemkab Juli," ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan Radar Karawang, Senin (31/10) kemarin.
Ia melanjutkan, ada 19 kegiatan yang menggunakan dana kapitasi dan dianggap tidak wajar oleh BPKP. Anehnya, temuan tersebut tidak masuk dalam laporan bermasalah. "Ada uang sekitar Rp 250 juta yang masuk BPKP. Dana tersebut berasal dari dana patungan setiap puskesmas di Karawang. Minimal mereka diminta Rp 5 juta," ujarnya.
Sekretaris Dinas Kesehatan Karawang dr Nurdin Hidayat, sebelumnya mengatakan dana kapitasi digunakan untuk berbagai kegiatan puskesmas melalui Dinas Kesehatan. "Dana kapitasi Januari-Juni 2014 sudah habis digunakan untuk berbagai kegiatan," akunya.
Kabid Binkes sekaligus Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK) drg Nanik Jodjana justru mengaku tidak mengetahui aliran dana kapitasi.
"Tugas saya hanya menyetor dana kapitasi ke kas pemda. Toh uang dimasukan ke pemerintah. Jadi saya anggap sama saja," terangnya.(dri)

Pemanfaatkan Dana Kapitasi Januari-Juni 2014

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
Rp 1.845.000.000
Penyediaan jasa kebersihan kantor
Rp 546 juta
Penyediaan alat tulis kantor
Rp 751.423.400
Penyediaan barang cetakan dan penggandaan
Rp 693.890.200
Penyediaan peralatan rumah tangga
Rp 180.186.400
Penyediaan makanan dan minuman
Rp 494.200.000
Penyediaan jasa pelayanan perkantoran
Rp 2.407.200.000
Pengadaan perlengkapan gedung kantor
Rp 3.174.875.000
Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor
Rp 1.094.000.000
Pendidikan dan pelatihan formal
Rp 198 juta
Pengadaan obat perbekalan dan alat kesehatan
Rp 1.224.930.000
Pengadaan alat kesehatan
Rp 6.482.720.750
Penilaian kinerja dan akreditasi puskesmas
Rp 564.085.000
Peningkatan kualitas pelayanan gawat darurat
Rp 567.375.000
Pengembangan media promosi dan informasi
Rp 921.910.000
Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat
Rp 517.694.950
Pemberian tambahan makanan dan vitamin
Rp 525.685.000
Penanggulangan kurang gizi
Rp 929.435.000
Peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas
Rp 9.498.080.000


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template