Operasionalkan Truk Angkutan Pelajar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Operasionalkan Truk Angkutan Pelajar

Operasionalkan Truk Angkutan Pelajar

Written By Mang Raka on Selasa, 22 November 2016 | 15.30.00

PANGKALAN, RAKA - Desakan agar Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menepati janji meluncurkan bus sekolah bukan hal berlebihan. Terlebih untuk siswa yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah dan tidak terjangkau kendaraan umum. Disamping untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan lalulintas terhadap pelajar.

Terkait itu pula, setelah cukup lama behasil diredam, sepekan terakhir ini, aksi kebut-kebutan kembali marak di perlintasan Kecamatan Pangkalan Jalan Badami Loji. Aksi yang diperlihatkan para pelajar itu bukan saja mengancam keselamatan dirinya tetapi juga pejalan kaki dan pengendara kendaraan bermotor lainnya. "Yang saya khawatirkan jika jam-jam sibuk yakni pagi ketika berangkat kerja dan sore pulang kerja. Banyak pengguna jalan yang lainnya dan hal tersebut rentan kecelakaan," ucap Wiwid (43) pengemudi truk yang mengaku hampir sering mengalami kecelakaan karena berusaha menghindari motor pelajar yang ngebut, Senin (21/11).
Sementara Diana (29) ibu rumah tangga di pinggir perlintasan Kecamatan Pangkalan, menambahkan kecelakaan sering terjadi menimpa pelajar pengendara motor. Itu karena pelajar mengendari motornya dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan. "Jadi serba salah, kalau tidak dibeliin motor tidak ada kendaraan yang bisa ditumpangi untuk kesekolah. Kalau dibelikan kendaraan malah dibuat ugal-ugalan," tandas Diana.
Salah seorang pengendara motor, Tayat (35) Warga Kampung Parunglaksana, Desa Tamansari mengatakan untuk menekan tingginya angka kecelakaan dikalangan pelajar perlu kerjasama banyak pihak, terutama pihak sekolah dan orang tua selain instansi terkait seperti polisi dan satpol PP. "Harapan saya mestinya sekolah membuat peraturan agar tidak lagi ada pelajar yang membawa motor kesekolah. Bila perlu lebih tegas lagi polisi pun harus bisa melakukan penindakan terhadap pelajar yang membawa motor ke sekolah," tegasnya.
Disinggung kendaraan operasional angkutan pelajar yang kini rusak dan terparkir di lahan areal parkir kecamatan Pangkalan, sebetulnya cukup membantu mobilitas pelajar dan bisa memudahkan pelajar yang tidak mempunyai kendaraan sendiri. Tapi mobil tersebut dalam keadaan rusak sehingga pelajar pun terpaksa mengendarai motor ke sekolah.
"Hanya sayangnya malah banyak pelajar yang tidak mengindahkan keselamatannya. Bahkan ugal-ugalan mengendarai motornya sehingga mengancam keselatan dirinya dan orang lain," terangnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. kerenya tak ada lagi terlambat dn telat pulang. hayo kita kerja

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template