Natala Sindir BPBD dan Dinsos - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Natala Sindir BPBD dan Dinsos

Natala Sindir BPBD dan Dinsos

Written By Mang Raka on Selasa, 15 November 2016 | 15.00.00

*Supardi: Kami Kerja Sesuai Aturan

KARAWANG, RAKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos), diingatkan agar bekerja lebih optimal. Terlebih dua lembaga ini yang paling bertanggungjawab, terkait penanganan banjir yang saat ini melanda Karawang.  

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas sosial itu bekerja secara terpisah yang memberikan kesan tidak adanya kesinergian untuk melakukan pekerjaan secara maksimal," tandas Anggota Komisi B DPRD Karawang, Natala Sumedha, Senin (14/11).
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berharap kedua lembaga kedinasan itu bisa bekerja secara optimal menangani persoalan banjir yang terjadi sekarang ini.  "Permasalahan yang ada diharapkan agar bisa ditangani secara maksimal oleh pihak yang memiliki tanggung jawab atas permasalahan banjir ini," ucapnya.
Natalah mengambil contoh seperti yang dilakukan Kelurahan Nagasari ketika itu. Aksi sosial menyalurkan bantuan korban banjir yang dilakukan kelurahan itu bisa dijadikan contoh bentuk kepedulian terhadap korban banjir. "Dinas merupakan ujung tombak dari pemerintah dari permasalahan bencana yang terjadi," ucap Natala.
Mestinya dengan tugas dan fungsinya dinas bisa melakukan antispasis sebagai langkah penanganan banjir. Kesinergian dari setiap dinas menjadikan modal dimana harus adanya kerjasama mulai dari Dinas Sosial, BPBD, Dinas Binamarga, Dinas Ciptakaya, PMII dan dinas terkait lainnya untuk saling bekerjasama dalam melaksanakan kesinergian melakukan tugas dalam menanggapi permasalahan banjir sekarang.
"Intinya harus adanya kesinergian dari tiap Dinas atas permasalahan agar segera tanggap secara cepat," tegas Natala disela-sela kesibukan bagi-bagi sembako yang digelar Kelurahan Nagasari bagi warganya yang rumahnya direndam banjir. BPBD menyalurkan bantuan korban banjir melalui Kelurahan Nagasari setelah ada permintaan dari pihak kelurahan dilakukan langsung Lurah Nagasari H. Endeng ke BPBD. Bantuan itu sendiri disalurkan terhadap warga Nagasari yang bermukim di bantaran Sungai Citarum.
Dikatakan Lurah Nagasari H.Endeng, sebanyak empat RW di wilayahnya terendam banjir. Endeng melibatkan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM), Pekerja Sosial Masyarakat(PMS) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), ikut serta bekerja peduli, siap cepat tanggap. "Diharapkan masyarakat sabar karena banjir adalah musibah yang bukan hanya Nagasari saja yang terkena, tetapi hampir semua wilayah," ucapnya.
Endeng menambahkan pihaknya telah kirimkan bantuan mulai dari mie instan, air mineral, dan tikar, untuk dibagikan pada warga yang terkena banjir. Pemerintah akan siap dalam hal bencana apapun dalam mengupayakan kepentingan masyarakat. "Himbauan terhadap masyarakat, agar lebih bisa dalam melakukan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan agar banjir dapat terminimalisirkan karena upaya tersebut," ucapnya.
Udin Jaenudin Ketua RW 04, mengatakan, dirinya mengaku senang dan sangat mengakui bahwa pemerintah telah siap dalam hal membantu masyarakat untuk menghadapi bencana yang terjadi. "Saya sangat mengapresiasi atas sigapnya pemerintah terhadap bencana ini," ucapnya.
Secara terpisah Lurah Tanjung Mekar, Ahmad Ridwan,BSc, mengatakan, bencana banjir sudah jadi langganan, tiap tahun pasti ada. Ridwan menambahkan dari bencana yang ada kelurahan akan mengupayakan pengadaan bantuan pangan diantaranya, mie instan, kecap dan saos, minyak sayur, beras, air mineral, makanan kaleng, dan terpal dan tikar, upaya yang dilakukan terhadap warga melakukan evakuasi ketempat yang aman, karena kebanjiran yang di timbulkan meluapnya bantaran citarum yang dipantau dari jembatan citarum kupoh Tanjung Mekar mencapai angka 12'95. "Kelurahan menghimbau agar masyarakat tetap waspada," ucapnya.
Secara terpisah Sekretaris BPBD Supardi, malah menandaskan, BPBD siap dan tanggap dalam hal penanganan bencana. Yang dilakukan BPBD sudah sesuai dengan tugas dan fungsinya (Tupoksi) salah satu instansi yang harus tanggap terhadap bencana yang terjadi dibanyak wilayah khususnya bencana banjir yang kerap terjadi di kabupaten karawang. "Kami kerja sesuai aturan, bahkan menurut pribahasa lebih cepat lebih baik," ucapnya.
Supardi menjelaskan, aturan main jikalau ada bencana harus sesuai atas prosdur yang ada. Misalnya menginginkan untuk pengadaan bantuan konsumsi atau segala macem tapi hanya dilakukan melalui media atau pesan singkat, hal itu tidak akan bisa terpenuhi karena menyalahi aturan yang berlaku. "Ada Laporan dari kelurahan paling hanya cukup 1 menit untuk bisa diberikan tandatangan persetujuan untuk mengambil barang yang diperlukan," tegasnya. (mg)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template