Merokok Sembarangan Denda Rp 100 Ribu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Merokok Sembarangan Denda Rp 100 Ribu

Merokok Sembarangan Denda Rp 100 Ribu

Written By Mang Raka on Senin, 07 November 2016 | 22.01.00

KARAWANG, RAKA - Mulai tahun depan perokok aktif tidak bisa sembarangan menghisap rokok. Jika mengepulkan asap tembakau di tempat terlarang, siap-siap kena denda Rp 100 ribu.
Begitu pula di kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak menyiapkan tempat khusus merokok, akan kena sanksi berupa denda Rp 1 juta. Hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 25 tahun 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembebanan Biaya Paksa Penegakan Hukum. Perbup yang merupakan turunan Peraturan Daerah Nomor 06 tahun 2011 tentang K3.
Kasatpol PP Karawang Widjojo GS melalui Kasi Penyelidikan PPHD Satpol PP, Asep Suryana mengatakan, selain memberikan sanksi berupa denda bagi perokok maupun pimpinan OPD, yang belum membuat tempat khusus untuk merokok, perbup ini juga akan menjatuhkan denda bagi penjual miras tanpa izin. Termasuk warga yang tengah melakukan penataan tanah tanpa izin. "Bagi OPD yang tidak menyiapkan tempat khusus untuk merokok akan dikenai denda Rp 1 juta," kata Asep.
Sedangkan bagi masyarakat yang kedapatan merokok di tempat umum, sarana kesehatan, tempat kerja, dan tempat yang spesifik sebagai tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum, akan didenda Rp 100 ribu. "Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan oleh Dinkes, bekerjasama dengan Satpol PP sebagai penegak peraturan daerah," jelas Asep.
Selanjutnya, masyarakat yang terbukti menjual minuman keras tanpa izin, didenda sebesar Rp 50 juta. Bahkan, pengusaha yang melakukan pengarugan atau penataan lahan tanpa dilengkapi perizinan tertentu akan didenda Rp 10 juta. "Mengotori jalan dari akibat kegiatan proyek akan didenda Rp 10 juta, serta merusak jalan akibat kegiatan suatu proyek juga akan kami denda sebesar Rp 20 juta," tandasnya
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi Perbup tentang Tata Cara Pelaksanaan Pembebanan Biaya Paksa ini kepada semua OPD di Karawang. Setelah itu akan disosialisasikan ke seluruh masyarakat. "Sebelum kami menegakan perda, kami juga minta dinas teknis lebih aktif lagi menjalankan aturan. Sebab pelaksanaan kebijakan itu di dinas, tapi jika ada pelanggaran baru Satpol PP yang akan bergerak," katanya.
Dijelaskan, pihaknya sudah melakukan rapat kordinasi dengan beberapa OPD, untuk mensosialisasikan perbup ini. Seperti  Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT), Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH), Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben). Sebab dalam perbup itu kewenangannya ada di dinas teknis. "Kami juga minta kepada OPD terkait agar melaksanakan perbup ini. Sebab kewenangan pelaksanaan perda itu ada di dinas teknis dan bukan di Satpol PP," ungkapnya. (ops)


Denda Perbup Nomor 25 tahun 2016

Merokok sembarangan
Rp 100 ribu
Kantor OPD tanpa tempat khusus merokok
Rp 1 juta
Menjual minuman beralkohol tanpa izin
Rp 50 juta
Mengotori jalan karena kegiatan proyek
Rp 10 juta
Merusak jalan akibat proyek
Rp 20 juta

Lokasi Anti Rokok
Sarana kesehatan
Tempat kerja
Arena kegiatan anak
Tempat ibadah
Angkutan umum


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template