Lelaki Jompo Nyaris Tewas Terbakar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Lelaki Jompo Nyaris Tewas Terbakar

Lelaki Jompo Nyaris Tewas Terbakar

Written By Mang Raka on Rabu, 23 November 2016 | 16.00.00

*Saat Kebakaran Orip Berada di Dalam Rumah

TEGALWARU, RAKA - Lelaki jompo nyaris tewas terbakar di dalam rumahnya, di Blok Bakan Harendong, Kampung Sirnamanah, Desa Cintalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, setelah kasur tempat dia tidur terbakar. Beruntung peristiwa itu diketahui warga dan meminta bantuan unit pemadam kebakaran Dinas Cipta Karta sehingga kobaran api bisa dipadamkan.

Informasi yang dihimpun Radar Karawang, peristiwa terjadi Selasa (21/11), sekitar pukul 11.00 Wib,  justru saat Orip (70) lelaki jompo yang mendiami rumah itu sedang berada di ruangan konveksi dan masih di dalam rumahnya. Sementara kasur yang biasa ditidurinya ada di dalam ruangan yang lain. Sehingga tidak mengetahui secara persis sejak kapan api berkobar.
Hanya saja, Orip menduga sumber api berasal dari obat nyamuk bakar yang masih menyala. Membakar obat nyamuk memang sudah jadi kebiasaan Orip sebelum tidur. Sayangnya, saat kejadian Orip lupa memadamkan ujung obat nyamuk yang masih menyala. Sehingga ketika mengenai kasur langsung terbakar. Bukan kepalang kagetnya Orip begitu tahu kasurnya terbakar dan langsung berteriak kebakaran.
Teriakan Orip membuat kaget sejumlah karyawan kanveksi yang saat itu sedang bekerja, sehingga berhamburan keluar rumah. Beruntung warga yang mendengar teriakan Orip sigap dan langsung melaporkannya ke pihak desa yang kemudian meneruskannya ke unit pemadam kebakaran Kecamatan Tegalwaru. Berkat kesigapan petugas yang tiba setelah mendapat laporan dan dibantu warga yang dipimpin langsung kepala desanya, api yang keburu membesar berhasil dipadamkan, sehingga tidak sempat menyambar rumah-rumah disebelahnya. Akibat peristiwa tersebut kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Chief Fire pemadam kebakaran kecamatan Tegalwaru, H.Rusta (52), ketika dimintai komentarnya mengatakan api bisa dipadamkan hanya dalam tempo 10 menit. Dirinya pun apresiasi warga yang sigap membantu timnya memadamkan api. "Ini kan karena keteledoran manusia atau biasa kami sebut human error. Jangan sampai terulang kembali dan saya pun sekaligus membagi-bagikan nomor kontak agar bisa secepatnya menghubungi sebelum api membesar," ucapnya.
Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Asep Ghojal Somantri menambahkan musibah yang terjadi diharapkan jangan terjadi lagi. Apalagi karena keteledoran saja. Dirinya pun akan selalu mengawal bila hal musibah terjadi maka bantuan pun akan diupayakan guna meringankan beban korban. "saya sudah berkoordinasi dengan atasan saya untuk tindak lanjutnya, akan tetapi hingga kini korban pun sudah merasa terbantu dengan upaya pencegahan, bahkan sudah kami data," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template