Kepala UPTD Bela Mantri Pasar Jatiwangi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kepala UPTD Bela Mantri Pasar Jatiwangi

Kepala UPTD Bela Mantri Pasar Jatiwangi

Written By Mang Raka on Rabu, 16 November 2016 | 18.00.00

JATISARI, RAKA - Kepala UPTD Pasar Wilayah II, Banjar Sulismantoro, melakukan pembelaan terhadap anak buahnya, Mantri Pasar Jatiwangi saat dituding oleh Pemerintah Desa Jatiwangi tidak koperatif. Pasalnya, pembangunan Pasar Jatiwangi, termasuk mantri pasar tidak memiliki kewenangan. Seharusnya pemerintah desa maupun kecamatan menanyakan persoalan itu ke pihak pemborong.
"Kalau soal pembangunan Pasar Jatiwangi, seharusnya kades dan camat komunikasi ke pemborong. Karena kami juga gak tahu detilnya," ujar Banjar kepada Radar Karawang, Selasa (15/11).
Ia melanjutkan, jika sulit komunikasi dengan pihak pemborong, seharusnya langsung datang ke Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan, dan Energi (Disperindagtamben) Karawang. Sehingga bisa dikomunikasikan secara detail bagaimana spesifikasi pasar serta teknis pembangunan. "Langusng saja pak Kades dan Camat menghadap ke Disperindag. Ke pak Wahyu Bidang Perdagangan," tambahnya.
Meski demikian, dia juga mengakui diberi kewenangan sebagai pengawas kaitan dengan pembangunan Pasar Jatiwangi bersama Mantri Pasar Jatiwangi, Saibin. Tetapi hanya sebatas pengawas, tidak lebih dari itu. Bahkan berkaitan dengan hal-hal teknis, termasuk komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak tertentu pihaknya tidak tahu. "Saya juga ditugaskan sebagai pengawas pembangunan. Karena memang dari unsur pemerintahan yah. Perkembangan renovasinya sudah sejauh mana. Hanya itu," ujarnya.
Komunikasi dan koordinasi, kata Banjar, sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan. Terlebih saat ini Karawang sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan di bidang infrastruktur, termasuk sarana dan prasarana umum. "Jadi silahkan ke Disperindag saja langung. Biar lebih jelasnya," ujarnya.
Kepala Desa Jatiwangi, Abdul Wahid, ST mengaku merasa kurang dihargai oleh Mantri Pasar Jatiwangi, Saibin. Pasalnya, mantri pasar dinilai tidak cakap dalam berkomunikasi dan koordinasi dengan pemerintahan desa. "Pindahkan saja mantri pasar itu, karena kurang komunikatif dengan pihak pemerintahan desa. Sudah beberapa kali dihubungi via telepon, bahkan diundang ke kantor desa tidak datang juga," tegas Abdul Wahid. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template