Kejam, Disdikpora Hapus Bantuan Prakerin - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kejam, Disdikpora Hapus Bantuan Prakerin

Kejam, Disdikpora Hapus Bantuan Prakerin

Written By Mang Raka on Selasa, 01 November 2016 | 12.30.00

KARAWANG, RAKA - SMKN Pertanian Karawang memerlukan perhatian khusus pemerintah daerah. Itu dinilai penting agar keberadaan sekolah pertanian bisa lebih berkembang di kabupaten yang menyandang gelar kota lumbung padi nasional ini. Hal lain menjadi alasan perlunya perhatian tersebut mengingat saat ini generasi muda Karawang pun mulai meninggalkan profesi yang sebelumnya ditekuni para orang tua mereka.

Aspirasi ini yang tersirat saat Radar Karawang mengunjungi SMKN Pertanian Karawang, Senin (31/10).. Rata-rata siswa seragam mengeluhkan minimnya peralatan praktek kerja yang mereka miliki. Padahal mereka inilah penerus para petani yang kalau tidak digenerasikan akan mengalami kepunahan. "Bantuan praktek kerja industri itu sudah tidak ada bantuannya dari pemerintah," ucap Kepala Program Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Siti hodijah S.p M.M
Ditambahkan Siti, sarana dan prasana yang ada di sekolah kini memprihatinkan. Banyak yang rusak. Ia juga menyayangkan yang tadinya bantuan bagi para murid untuk melakukan kerja lapangan kini harus memerlukan biaya perorangan dari setiap siswa untuk melaksanakan kegiatan kerja lapangan. "Kasian sama amak-anak karena tidak difasilitasi. Terakhir tahun 2012 dari kementrian pertanian, sejak sekarang dibawah naungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Karawang, bantuan untuk praktek kerja industri (Prakerin) itu dihapuskan," ucapnya.
Sementara menurut, Salah seorang siswa yang sedang melakukan kegiatan peraktek nanem kangkung. Dede Agus Wahyudin kelas tiga jurusan, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, mengatakan, belajar menjadi kewajiban setiap siswa dan siswi karena dengan belajar kita dapat meningkatkan sejauh mana kita bisa menerapkan ilmu yang kita dapat di sekolah dan digunakan dimasa yang akan datang. "Saya lebih senang dengan praktek di bandingkan dengan materi, maksudnya materinya disampaikan kemudian prakteknya langsung," ucapnya.
Ia juga menjelaskan, dengan kegiatan bercocoktanam dengan menanam kangkung menjadi sebuah tantangan agar dengan selain belajar dibuku, bisa juga belajar secara langsung dengan praktek. "Praktek ini salah satu tugas untuk sarat mengikuti ujian," ucapnya. (mg2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template