Karawang Sumbang 5 Bus Demo Ahok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Karawang Sumbang 5 Bus Demo Ahok

Karawang Sumbang 5 Bus Demo Ahok

Written By Mang Raka on Kamis, 03 November 2016 | 18.15.00

KARAWANG, RAKA - Aksi damai bela Islam yang bakal digelar Jumat 4 November mendatang, juga bakal diikuti sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam Karawang.
Ketua Qoid Laskar Front Pembela Islam (FPI) Lemahabang Ganda Sasmita mengatakan, pihaknya akan ikut serta. Diperkirakan, akan ada 200 anggota FPI atau sekitar 5 bus siap diberangkatkan. "Sekitar pukul 07.00 pagi di halaman Masjid Aljihad kita berangkat," ungkapnya.
Ketua Bidang Organisasi FPI Karawang, Ade Dahyar mengatakan, bersama ormas lainnya akan hadir dalam aksi demo. Mereka akan bergabung dengan massa dari daerah lain, untuk menuntut polisi menangkap dan memproses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara hukum, karena dituding telah menistakan agama Islam. "Kami akan berangkat menggunakan delapan bus. Sebelum bergerak ke Jakarta, peserta aksi akan berkumpul di Al Irsyad Jalan Kertabumi atau di Al Jihad Jalan A. Yani," kata Ade.
Dikatakannya, massa yang diperkirakan 400 orang itu merupakan anggota FPI, Persis (Pesatuan Islam), Muhammadiyah dan Al'Irsyad Karawang. Sebelum berangkat ke Jakarta akan diberi arahan terlebih dulu. Hal tersebut dimaksudkan agar peserta demo tidak membawa benda-benda yang membahayakan, seperti sejata tajam atau benda tumpul lainnya. "Aksi kami adalah aksi damai. Jadi peserta aksi tidak boleh membawa benda yang berbahaya dan membahayakan," ungkapnya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Telagasari H Jufri Assalami mengatakan, melawan kemunkaran memang dibolehkan dengan cara berdemo, sebagaimana hadist nabi yang menyatakan, barang siapa melihat kemungkaran harus ada tindakan yang diambil. Tapi tandasnya, aksi damai bela Islam yang juga kabarnya bakal diikuti ormas dari Karawang.
Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang KH Ahmad Ruchiyat Hasby mengatakan, demonstrasi merupakan hak setiap warga negara. Siapapun sah-sah saja menyuarakan tuntutan dan hak nya kepada pemerintah. Tetapi, ia berharap, warga Karawang yang berangkat agar menjaga ketertiban.
Namun dirinya mensinyalir, demo bela Islam 4 November nanti gelagatnya sudah tidak murni lagi. Karena sudah ditunggangi isu-isu politik menjelang pilgub DKI Jakarta. Karenanya, pihaknya menghimbau seluruh warga Nahdliyin Karawang agar tidak ikut-ikutan dalam aksi tersebut.
Kalaupun ada yang ikut, dia meminta agar tidak membawa simbol-simbol dan atribut NU. Urusan penistaan agama yang diduga dilakukan Ahok ini, NU memasrahkan sepenuhnya kepada Polri sebagai pihak yang memiliki wewenang.
Kepala Bagian Humas Polres Karawang AKP Marjani yang dihubungi secara terpisah mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menciptakan kondusifitas di wilayah Karawang menjelang aksi unjuk rasa bertajuk "Aksi Bela Islam Jilid II" itu. Sebab, wilayah Kabupaten Karawang diperkirakan akan menjadi daerah lintasan warga dari berbagai daerah, yang akan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi tersebut. Selain itu, jajaran Polres Karawang juga akan mengawal warga Karawang yang akan mengikuti unjuk rasa di Jakarta. "Kami akan menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk memantau, dan mengawasi setiap kendaraan yang mengangkut para demonstran," kata Marjani singkat. (ops/rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template