Kades Minta Gas 3 Kg Dikelola Desa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Minta Gas 3 Kg Dikelola Desa

Kades Minta Gas 3 Kg Dikelola Desa

Written By Mang Raka on Kamis, 03 November 2016 | 12.30.00

JATISARI, RAKA - Kerap menjadi sasaran kekesalan warga karena persoalan gas 3 kilogram, para kepala desa di Jatisari meminta pengelolaan gas bersubsidi tersebut dilakukan pemerintah desa.
"Daripada kami terus disalahkan masyarakat. Lebih baik kami yang mengelola gas 3 kg. Jadi alurnya disamakan kayak raskin," ujar Kepala Desa Cirejag Dadang Supriatna kepada Radar Karawang, Rabu (2/11).
Dengan demikian, tambah Dadang, saat ada permasalahan, masyarakat sudah sangat tepat jika menyalahkan kades. Karena sebagai pemerintahan desa yang juga langsung mengelola gas bersubsidi.
Sementara saat ini, kepala desa hanya diberikan tanggung jawab sebagai pengawas peredaran gas 3 kg di desanya masing-masing. Sedangkan baik agen maupun pangkalan, pada umumnya tidak pernah memberitahukan berapa jumlah gas yang diedarkan, dan bersumber dari mana, serti diperuntukan siapa saja. "Kalau raskin ada kesalahan sedikit saja pasti persoalannya langsung mencuat. Bahkan sudah banyak kades yang dipidanakan. Kalau gas dibuat seperti itu. Maka alurnya akan jelas. Dan pertanggungjawabannya juga jelas," ujarnya.
Ia melanjutkan, pemerintah seharusnya melibatkan pemerintahan desa secara langsung, untuk bisa mengelola barang-barang subsidi. Selain gas, termasuk pupuk, karena pupuk juga termasuk barang subsidi sering bermasalah. "Selain gas subsidi. Pupuk juga sering terjadi persoalan. Terus lagi-lagi yang disalahkan kepala desa. Padahal alurnya dari produsen ke distributor, terus ke kios baru ke kelompok tani," paparnya.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Desa Cikalongsari, Endang Sugiarto. Ia sepakat dengan pendapat kepala Desa Cirejag. Bahkan dia menegaskan, jika pengelolaan dipindahkan kepada pemerintahan desa, dirinya siap bertanggung jawab jika ada persoalan. "Kalau ada penyimpangan, silahkan tangkap kadesnya. Sama kayak persoalan raskin," tegasnya.
Menurutnya semua program pemerintah harus sampai pada lapisan paling bawah. Dan yang paling paham dengan kondisi desa, bahkan sampai perkampungan adalah pemerinta desa. "Yang kenal tipologi masyarakat di pedesaan adalah pemerintah desanya. Bukan kios atau pangkalan," pungkasnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template