Jumlah Pengungsi Naik 500 Kali Lipat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jumlah Pengungsi Naik 500 Kali Lipat

Jumlah Pengungsi Naik 500 Kali Lipat

Written By Mang Raka on Rabu, 16 November 2016 | 15.00.00

KARAWANG, RAKA - Jumlah pengungsi akibat luapan Sungai Citarum, Sungai Cibeet, hingga Kali Bawah terus bertambah. Hingga Selasa (15/11) siang sekitar pukul 14.00 WIB, tercatat jumlah pengungsi naik 500 kali lipat.
Jika sehari sebelumnya 6.373 warga meninggalkan tempat tinggal, kemarin mencapai 31.397 orang menyelamatkan diri dari bencana banjir. Mereka mengungsi ke tenda-tenda darurat yang disediakan pemerintah, masjid, balai desa, hingga rumah kerabat.
Angota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilamaya, Susanto mengatakan, banjir luapan Kali Bawah sudah menggenangi 3 RT sejak Minggu (13/11) dan Senin (14/11). Tepatnya di Dusun Tanjungjaya RT 15, 16 dan 17 RW 08, Desa Muara, Kecamatan Cilamaya Wetan. "Sekitar 200 KK dan 150 hektare tambak dan sawah terkena banjir," ungkap Susanto kepada Radar Karawang.
Ketinggian air di pemukiman warga sekitar 40 centimeter, dengan taksiran kerugian Rp 200 juta. Sejauh ini dirinya belum menerima laporan banjir di Muara disebabkan air pasang karena bulan purnama. "Yang jelas banjir karena luapan Sungai Kali Bawah," tuturnya.
Warga Desa Muara, Rasim (40) mengatakan, meski ketinggian air belum terlalu parah, masyarakat tetap cemas. "Kali bawah meluap, beberapa sudah tergenang. Apalagi jika air laut pasang karena bulan purnama," ungkapnya.
Sementara di Kecamatan Batujaya dan Pakisjaya, ada 1.577 kepala keluarga masih terjebak  banjir. Mereka memilih bertahan di rumahnya masing-masing, kendati ketinggian air telah mencapai 1 meter lebih. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mereka mengutus perwakilan kepala keluarga masing-masing menuju daerah yang tidak terendam air. Sementara kaum wanita dan anak-anak tinggal di rumah menaiki benda-benda.yang tidak terjangkau permukaan air.
Berdasarkan  pantauan di lapangan, warga yang terjebak banjir itu berada di Dusun Segartanjung, Desa Segaran Kecamatan Batujaya sebanyak 200 kepala keluarga terdiri dari 1.500 jiwa. Dan Dusun Tenjojaya, Balong, Kendal, Telukjaya, Desa Telukbuyung, Kecamatan Pakisjaya sebanyak 2.885 jiwa.
Di Kecamatan Telukjambe Timur, jumlah pengungsi juga terus bertambah. Di Desa Wadas misalnya, sekitar 3.273 orang meninggalkan rumah karena khawatir banjir semakin parah. Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karawang, Enda Rahmat mengatakan, ada 65 orang yang mengungsi di Aula KH Ahmad Dahlan Masjid Al Ghammar Islamic Center Muhammadiyah. "Warga yang terkena banjir silahkan mengungsi disini," ungkapnya. (ops/psn)




Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template