Jalur Wisata Karawang Selatan Berbahaya - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalur Wisata Karawang Selatan Berbahaya

Jalur Wisata Karawang Selatan Berbahaya

Written By Mang Raka on Rabu, 30 November 2016 | 13.00.00

PANGKALAN, RAKA - Jika melintas di Kampung Bunder, Desa Tamansari, jalan utama Badami-Loji, pengendara akan merasa khawatir dan ngeri. Jalan utama yang berdekatan dengan sungai Cibeet itu tidak menggunakan pagar pengaman jalan. Untuk itu diharapkan pemerintah bisa membangun pagar pengaman guna mengantisipasi kecelakaan di jalur tersebut.

Desakan agar secepatnya ada pagar pengaman terlebih setelah mendekati Bulan Desember yang biasanya digunakan sebagai bulan liburan akhir tahun dan Tahun Baru juga jalur tersebut licin karena beberapa material bekas galian kapur banyak terseret oleh air hujan, hingga perlu keamanan yang cukup bagi para pengendara jika akan bepergian ke wilayah Karawang Selatan.
Tetapi yang disayangkan jalan yang berbatasan dengan sungai Cibeet kondisinya cukup mengerikan karena sungai tidak diberi pengaman atau pagar. Terlebih jika malam hari jalan tersebut pun kurang penerangan hingga pengendara berharap agar dibuat kan pagar pengaman guna antisipasi hal yang jauh lebih mengerikan karena pengendara yang belum tahu jelas jalan tersebut di khawatirkan bisa saja mereka terlalu pinggir dan akan jatuh ke sungai Cibeet.
Padahal sudah lama warga mengeluhkan agar dibuatkan pagar pengaman. Minimal keberadaan pagar akan menahan pengemudi yang terlalu memakan jalur jalan dengan terselamatkan oleh pagar pengaman. Saat ini yang ada hanya patok dari Dinas Perhubungan yang dipasang. Memang jika pada malam hari patok tersebut akan memantulkan cahaya jika tersorot lampu kendaraan akan tetapi tidak menjamin akan jauh lebih aman.
Mahtobi (35), pengemudi mobil Truk box pengangkut minuman ringan menyampaikan memang di jalan yang berbatasan dengan sungai Cibeet itu cukup mengerikan jika ada kendaraan yang mengalami kecelakaan. Kendaraan akan terjatuh langsung ke sungai. Dirinya membenarkan bahwa tidak adanya pagar pengaman tersebut sudah lama sekali. Bahkan semenjak ditugaskan oleh pihak perusahaan ke wilayah Selatan Karawang jalan dibiarkan langsung berbatasan dengan sungai tanpa adanya pagar. "Saya kadang khawatir kalau kita papasan dengan kendaraan besar saja saya kadang suka ngeri. Sebenarnya pemerintah sudah seharusnya memasang pagar pengaman agar jauh lebih aman. Jika ada saja kendaran yang alami kecelakaan sudah di pastikan kendaraan akan jatuh langsung ke sungai," ungkapnya, Selasa (29/11).
Sementara Marus (44) membenarkan jika di malam hari pun penerangan jalan utama tidak ada bahkan gelap dan hal itu bisa membuat kendaraan mudah mengalami ecelakaan. Untungnya ada salah satu rumah warga yang mempunyai penerangan yang sangat cukup hingga terangnya sampai ke jalan utama. "Untungnya ada rumah yang lampu penerangan nya terangi jalan di tempat itu jadi mudah terlihat. Kalau tidak, ada saja membuat khawatir penguna jalan. Pernah beberapa bulan ke belakang ada kejadian juga di tempat itu. Ada warga yang dibegal. Harapan saya selain pagar pengaman juga tolong dipasang lampu penerangan jalan," tandasnya.
Warjo (30) Warga Parunglaksana, Desa Tamansari pun menyampaikan agar diberi lampu penerangan di tiap pingiran jalan yang berbatasan dengan Sugai Cibeet. Kadang ada pendatang yang datang ke wilayah Karawang Selatan kurang memahami jalan di wilayah tersebut. "Ini kan akan masuki musim liburan akhir tahun. Besar harapan saya bisa secepatnya dibuatkan penerangan jalan di jalan yang membuat ngeri para pengguna jalan. Terlebih wilayah kita kan wilayah wisata yang sudah seharusnya memberi kenyamanan bagi wisatawan yang akan berkunjung menikmati liburan nanti," ucapnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template