Jalan Utama Wanasari Amblas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Utama Wanasari Amblas

Jalan Utama Wanasari Amblas

Written By Mang Raka on Rabu, 30 November 2016 | 15.30.00

TELUKJAMBEBARAT, RAKA - Kendati belum dikatakan terputus namun aktifitas perekonomian warga Kampung Nyangkokot, Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat, terhambat. Itu terjadi setelah pinggiran jalan utama di kampung itu amblas karena digunakan sebagai area parkir liar oleh truk-truk yang biasa melintas di ruas jalan tersebut.

Berdasarkan pantauan Radar Karawang, Selasa (29/11) titik yang mengalami amblas sekitar 100 meter sebelum jembatan tol Jakarta - Cikampek. Pada saat hujan lebat genangan air pun tertampung oleh jalan yang amblas dan berlubang. Hal itu membuat warga khususnya pengendara khawatir karena mereka harus ekstra hati-hati khususnya ketika hujan lebat dan kendaraan besar berpapasan karena mereka mesti menggunakan pinggiran bahu jalan guna terhindar.
Irkam (34) pengendara motor yang melintas di ruas jalan utama Kampung Nyangkokot mengatakan, lokasi jalan amblas itu sering digunakan sebagai lokasi parkir liar truk bermuatan berat. Sementara kondisi amblas bukan saja dipinggiran jalan bahkan sudah melebar hingga mendekat jembatan tol Jakarta-Cikampek. Dikhawatirkan jika tidak cepat diperbaiki akan memicu terjadinya kecelakaan lalulintas. "Jika jalan tersebut bermasalah maka akses menuju Karawang Selatan akan lumpuh karena jalan tersebut merupakan jalan utama menuju wilayah tersebut. Saya berharap Dinas Perhubungan bisa melihat langsung di lapangan agar mengetahui secara jelas apa yang dirasakan oleh pengguna jalan di wilayah Karawang Selatan," katanya.
Lain lagi Yamin (40) warga Desa Wanasari, dia tidak bisa menduga jalan rusak diakibatkan oleh kendaraan berat yang selalu memarkirkan kendaraannya di tempat tersebut, akan tetapi berharap jika jalan tersebut memang tidak diperbolehkan untuk lokasi parkir apalagi oleh truk-truk bermuatan berat. Untuk itu setidaknya dibuatkan marka jalan sehingga lokasi tidak bisa dijadikan area parkir.
"Kalau tidak diperbolehkan kendaraan truk itu mangkal berarti pemerintah harus buat Marka agar mereka tidak lagi memarkirkan kendaraan tersebut di pinggiran jalan itu. Tapi kan kenyataannya tidak ada Marka maka mereka mengangggapnya biasa saja dan sementara posisi yang pas untuk kendaraan besar parkir yang di tempat tersebut sehingga mereka bisa sekaligus makan dan istirahat," paparnya.
Sementara di tempat terpisah, Yana Mulyana (30). Dirinya mengungkapkan agar jika untuk keselamatan bersama kendaraan besar yang sering terparkir di kurangi jumlah kendaraan yang parkir agar tidak juga merugikan pengendara yang lain dan menurutnya kadang badan jalan pun terhalangi oleh kendaran truk besar yang terparkir di tempat tersebut dan hal tersebut yang banyak juga di keluhkan oleh pengendara yang lainnya.
"Kalau tidak mau disalahkan berarti kendaraan besar jangan semuanya parkir di tempat tersebut. Warga melihatnya jalan itu amblas kan persis ditempat dimana truk-truk bermuatan parkir. "Bukan itu saja, tetapi juga membuat warga yang ada dibawah jalan amblas itu juga merasa khawatir. Takutnya akan berimbas terhadai warga yang tinggal dibawahnya," ucap Yana. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template