Guru Kampanyekan Hentikan Kriminalisasi Guru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Guru Kampanyekan Hentikan Kriminalisasi Guru

Guru Kampanyekan Hentikan Kriminalisasi Guru

Written By Mang Raka on Jumat, 04 November 2016 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA -  Stop kriminalisasi guru, ini akan dikampanyekan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Rencana kampanye ini akan dilakukan pada 26 November mendatang. Saat peringatan hari Guru Nasional seluruh guru akan memakai ikat kepala dengan tulisan stop kriminalisasi guru.

"Kriminalisasi guru harus dihentikan dan hal ini perlu menjadi perhatian serius dari semua pihak," kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Nandang Mulyana, Kamis (3/11).
Nandang sangat menyesalkan laporan orangtua murid terhadap guru yang lagi ngetren dalam beberapa waktu belakangan ini. Padahal, guru melakukan tindakan pembinaan tersebut karena tanggung jawab guru untuk mendidik serta bentuk perhatian  guru pada  muridnya. "Kalau guru menjewer muridnya, saya rasa hal itu wajar. Karena itu bentuknya adalah mendidik, bukan kekerasan. Asalkan menjewernya tidak sampai telinga lepas," ungkapnya.
Selain itu, Nandang juga menyoroti kinerja aparat kepolisian resort Karawang yang belum maksimal saat  menangani kriminalisasi guru. Buktinya,  kasus pembunuhan dan penganiayaan pendidik yang sudah berlangsung hingga beberapa tahun belum terungkap. "Kami sudah menanyakan dan mengirimkan surat kepada pihak kepolisian.Namun jawabannya tidak berubah dan selalu menjawab sedang diselidiki," tegas Nandang.
Kasus pembunuhan guru sekolah dasar di Kecamatan Pedes bernama Sumarni, yang mati dengan luka bacokan dibeberapa bagian tubuhnya, masih dinilainya belum memiliki titik terang. "Kasus Sumarni sudah mengendap lama dan ditangani oleh tujuh pergantian kapolres di Karawang," terang Nandang.
Sumarni sendiri merupakan salah satu guru yang baik dan harus meninggal secara mengenaskan di rumahnya tanpa tahu  sampai saat ini jejak pembunuhnya. Selain Sumarni, kriminalisasi guru juga terjadi pada seorang guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Rengasdengklok bernama Sofwan. Nandang mengatakan kasus kriminalisasi penganiayaan terhadapnya sudah mengendap selama 3 kali pergantian kapolres. (ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template