Gas Kota Belum Sentuh Karawang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gas Kota Belum Sentuh Karawang

Gas Kota Belum Sentuh Karawang

Written By Mang Raka on Kamis, 24 November 2016 | 19.15.00

KARAWANG, RAKA - Industri pengguna gas di Jawa Barat dipastikan terus tumbuh, dengan adanya kepastian suplai gas untuk industri. PT Pertagas Niaga (PTGN), afiliasi PT Pertamina (Persero) yang bergerak dalam bidang niaga gas, pada tahun 2017 akan mendapatkan tambahan pasokan gas konvensional yang berasal dari PHE Offshore North West Java (ONWJ), dan regasifikasi Liquified Natural Gas (LNG) dari Nusantara Regas. Pasokan ini menambah persediaan gas existing saat ini yang berasal dari sumur Pertamina EP di Pondok Tengah, Bekasi.
Saat ini PTGN di Jawa Barat telah mensuplai gas untuk industri di wilayah Bekasi, Cikarang, dan Karawang, dengan menggunakan pipa transmisi PT Pertamina Gas yang membentang dari Cilegon hingga Sunyaragi. Target pasar PTGN di 2017 pun berkembang seiring dengan selesai dibangunnya pipa transmisi Muara Karang-Muara Tawar-Tegal Gede. "Pipa transmisi sudah membentang sedemikian panjangnya, dan next step adalah membangun infrastruktur pipa distribusi yang menjangkau ke industri-industri di jalur itu. Suplai ada, pasar ada, dan infrastruktur mengikuti itu kuncinya," jelas President Director PTGN, Linda Sunarti, kemarin.
Linda menambahkan, pada awal tahun 2017 untuk konsumen Jawa Barat, target PTGN adalah memaksimalkan pasokan gas, dari gas pipa maupun LNG. "Untuk industri yang masih belum memiliki jaringan pipa, terlebih dahulu PTGN saat ini mensuplai dengan Compressed Natural Gas (CNG)," tambah Linda.
Selain gas untuk industri, PTGN saat ini telah menyalurkan gas kota untuk rumah tangga di Kabupaten Bekasi dengan jumlah 3.949 Sambungan Rumah tangga (SR), yang merupakan penugasan dari Ditjen Migas, Kementerian ESDM. Akhir tahun 2017, PTGN juga menargetkan akan segera mengalirkan gas kota di Kabupaten Subang dengan jumlah 4.000 SR, dengan total alokasi 0,4 MMSCFD dari PT Pertamina EP Aset III. "Pembangunan gas kota saat ini menjadi prioritas pemerintah untuk bisa mengoptimalkan gas bumi bagi rumah tangga. Tahun depan Pertamina akan menerima penugasan lagi di enam kota/kabupaten baru. Targetnya tahun depan kita bisa melayani 140.729 SR," ujarnya.
Sementara Humas Pertamina EP Asset 3 Subang Field, Dukut Wahyu Nugroho mengatakan, Karawang belum mendapatkan suplai gas rumah tangga. PTGN menerima suplai gas dari Pertamina EP yang disalurkan ke sejumlah kawasan industri, seperti Kujang dan KIIC. Meski demikian, diharapkan Karawang kedepan bisa mendapat jatah gas industri rumah tangga. Karena selama ini baru mendapat suplai gas dari pemanfaatan biogas yang belum banyak dari CSR Pertamina EP di Desa Pasirukem, Cilamaya Kulon. "Untuk gas rumah tangga, semoga saja Karawang tahun-tahun mendatang mendapat jatah," tuturnya. (rud)

Berbagi Artikel :

2 komentar:

  1. Musibah lagi buat Karawang, setelah 2 mega proyek dibatalkan Wapres JK. Lagi-lagi rakyat yg sehari-hari masih ribut LPG 3kg, sekarang diprediksi
    bakal tidak kebagian lagi gas-kota pd 2017. Mohon jajaran PEMDA bisa meng-antisipasi hal ini, melalui pendekatan2 yg intens dgn pemerintah pusat. Ingat rakyat kesulitan mendpt gas-melon 3kg, hrs beli dg KTP dll. Ingat jabatan anda adalah Amanah!. Wasalam

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2 megaproyek??apa aja mang?yg ogut tau sih cm pelabuhan aj yg d cancel,klo airport tetap d lanjutkan tinggal tunggu pengesahan RTRW nya aja

      Hapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template