Duit Diambil Program Rutilahu Tak Kunjung Sampai - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Duit Diambil Program Rutilahu Tak Kunjung Sampai

Duit Diambil Program Rutilahu Tak Kunjung Sampai

Written By Mang Raka on Jumat, 25 November 2016 | 11.30.00

TEGALWARU,RAKA - Mendapat harapan palsu. Istilah ini agaknya tepat bagi warga asal Kampung Kadumungkus RT 08/03, Desa Cintawargi ini. Rumah tidak layak huni miliknya dijanjikan akan diperbaiki melalui program Rutilahu.

Dituturkannya, sudah lima kali rumah yang ditempatinya itu di foto dan diambil berkas administrasi keluarganya untuk diberi bantuan agar bisa di renovasi karena kondisi rumah termasuk kategori rumah tidak layak huni. Namun hingga kini rumah yang kondisinya cukup memperihatinkan itu tidak kunjung dibangunkan. Padahal kondisi rumah tersebut jauh dari kata layak.
Selain bangunan rumahnya terbuat dari bilik bambu, atap yang menutupi rumahnya juga dari pelastik dan beberapa bilik belakang rumah berlubang dan lapuk juga. Parahnya lagi ketika hujan mereka mesti rela terkena air hujan karena bocor atap rumah sudah sulit dihitung oleh genting yang bocor.
Andi (42), pemilik rumah yang bekerja menjadi buruh serabutan mengakui hingga kini rumah nya belum bisa diperbaiki karena belum ada uang hingga membiarkan dalam keadaan rumahnya dalam keadaan seperti itu. Dirinya membenarkan bahwa beberapa kali di mintai kartu keluarga dan foto kopi kartu tanda penduduk untuk program perbaikan.
"Siapa yang tidak senang ketika ada pihak ada yang mau bantu perbaiki rumah seperti saya yang memang saya rasakan jauh dari kata layak tapi hingga berkali-kali di mintai foto kopi administrasi keluarga tapi hingga kini juga belum kunjung diperbaiki. Harapan saya bisa dibantu dan bukan tidak mau saya perbaiki tapi ya uangnya yang tidak ada," jelasnya.
Begitupun yang diutarakan  istri Andi, Fatmawati (33), ibu rumah tangga dan juga sebagai buruh cuci pakaian itu menerangkan rumah yang ditinggalinya itu membuat dirinya khawatir jika hujan besar dan angin besar akan roboh. "Saya mohon kepada pemerintah agar kami bisa dibantu dibangunkan rumah dan jangan hanya diambil saja administrasinya tapi hingga kini belum ada kejelasan. Aktivitas saya saat ini membantu suami kadang mencuci pakaian warga atau bantu suami ke sawah. Besar harapan kami bisa secepatnya pemerintah bantu kami," katanya.
H. Jumron (47), tetangganya menyampaikan agar pemerintah jangan memberi kesan ada harapan besar dengan membantu mereka yang memang keadaannya cukup memperihatinkan. Saat ini warga cukup bantu kadang ada pula warga yang bantu beri kerjaan dan jika ada rezeki maka tidak segan-segan bahu membahu bantu mereka. "Memang beberapa program pemerintah pusat seperti Balsem, PKH, juga BSM ada mereka dapatkan, itu cukup nenbantu mereka. cuma adanya pengambilan data mereka harapan besarnya kan mereka masuk dalam program rutilahu, tapi nyata nya sampai kini tidak jelas," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template