Dugaan Gratifikasi Proyek Mall Pasar Jumaah Mencuat Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dugaan Gratifikasi Proyek Mall Pasar Jumaah Mencuat Lagi

Dugaan Gratifikasi Proyek Mall Pasar Jumaah Mencuat Lagi

Written By Mang Raka on Selasa, 29 November 2016 | 17.56.00

PURWAKARTA, RAKA - Masih ingat dengan dugaan kasus gratifikasi di internal DPRD Purwakarta. Ya, kabar miring penerimaan uang ratusan juta rupiah yang dikabarkan untuk memuluskan rencana pembangunan mall dan bioskop di atas tanah Pasar Juma'ah di Jalan Jendral Sudirman - Purwakarta itu saat ini senyap bak ditelan bumi. Semula, pihak-pihak yang rajin berkoar dan ngotot untuk menindak lanjuti dugaan gratifikasi tersebut saat ini terkesan memilih diam.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Purwakarta, Nanang Purnama mengatakan, kabar miring dugaan gratifikasi di lingkungan gedung putih tersebut jelas harus ditindak lanjuti. Ini untuk memulihkan nama baik DPRD Purwakarta. Karena jangan sampai tudingan-tudingan miring ini terus dibiarkan dan menjadi boomerang yang berdampak mencoreng nama baik lembaga legislatif. "Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api," kata Nanang, Senin (28/11).
Pihaknya meminta, agar penegak hukum melakukan penyelidikan untuk membuktikan benar atau tidaknya kabar miring dilingkungan DPRD Purwakarta tersebut. "Jika memang benar adanya dugaan gratifikasi tersebut, maka kami meminta agar penegak hukum untuk turun tangan melakukan penyelidikan kebenaran kabar ini," pinta dia.
Sebelumnya, kabar dugaan suap di internal DPRD Purwakarta terus menggelinding. Eks Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Persetujuan DPRD Purwakarta, terhadap Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemda Purwakarta dengan PT Duta Pratama Propertindo, tentang rencana pembangunan dan pengelolaan hotel dan education mall 'The Walk Purwakarta' sempat akan membuat gerakan. Namun sampai saat ini, niatan tersebut tak kunjung terdengar. Bahkan, Pemda Purwakarta melalui Sekretaris Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKD) Purwakarta secara spontan membatalkan rencana pembangunan tersebut dengan alasan perusahaan pengembang PT Duta Pratama Properintindo tidak melengkapi sejumlah persyaratan. "Berdasarkan bukti serta informasi akurat yang kami dapatkan, ternyata beberapa oknum Pimpinan DPRD Purwakarta, diduga telah menerima aliran dana dari pihak pengusaha yang diserahkan melalui pegawai negeri sipil (PNS) secara tunai. Kurang lebih sebesar Rp 200 juta," kata Komarudin, exs ketua Pansus Pembahasan Persetujuan DPRD Purwakarta PKS pembangunan Mall dan Hotel di lahan Pasar Jumaah. (awk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template