Dewan Obral Janji Soal Jalupang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Dewan Obral Janji Soal Jalupang

Dewan Obral Janji Soal Jalupang

Written By Mang Raka on Jumat, 04 November 2016 | 16.30.00

-Pemagaran, Tanam Pohon Hingga Bangun Klinik

KOTABARU, RAKA - Akhirnya keluhan warga sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Jalupang, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru ditindaklanjuti oleh Ketua DPRD Karawang, Toto Suripto, Ketua Komisi C DPRD Karawang, Elievia Khrissiana, dan staf kebersihan Dinas Cipta Karya Kabupaten Karawang dengan langsung turun ke lokasi.
Pasalnya, keluhan yang disampaikan oleh warga sekitar TPA Jalupang terus dilakukan, mereka merasa khawatir kesehatannya terancam. Karena bau menyengat yang disebabkan oleh TPA Jalupang sepanjang hari dihirup oleh warga. "Untuk menindaklanjuti aduan masyarakat, pemerintah harus melakukan pemilahan sampah organik dan non organik. Sampah organik bisa dijadikan pupuk dan sampah non organik bisa dibuat menjadi bio solar," ujar Ketua DPRD Karawang Toto Suripto di sela-sela kunjungannya, Kamis (3/11).
Dia juga menyampaikan, harus dilakukan pemagaran yang tinggi agar sampahnya tidak masuk ke area pesawahan warga. Dan di tahun 2017 pemerintah juga akan mencoba metode penanaman pohon di sekitar area Jalupang, untuk menghalau angin yang membawa bau dari sampah tersebut. "Nanti akan dibangun klinik di sekitar Jalupang guna kebutuhan masyarakat dari segi kesehatan. Hal ini juga sebagai bentuk kompensasi Jalupang terhadap warga sekitar," paparnya.
Ia melanjutkan, Jalupang harus permanen, moderen karena satu-satunya TPA yang dapat menampung sampah di Kabupaten Karawang. "Pengeringan dan pembakarannya harus segera dijalankan supaya sampahnya jangan terus menumpuk. Karena hasil dari pembakaran itu juga bisa digunakan sebagai pupuk untuk menopang para petani sekitar. Sehingga saling menopang dan diuntungkan," ujarnya.
Dia juga menyayangkan banyaknya persoalan yang berkaitan dengan Jalupang. Hal itu juga yang menjadi hambatan bagi peningkatan pengelolaan sampah secara modern di Karawang. "Kalo mesin oven sudah selesai mungkin tidak akan seperti ini. Inikan ada hambatan-hambatan dari orang-orang yang memang tidak suka dengan Jalupang. Ketika muncul banyak hambatan seperti ini, yang akan dirugikan itu masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan Radar Karawang, keluhan yang disampaikan oleh warga Kotabaru terkait bau sampah TPA Jalupang terus dikeluhkan. Bahkan mereka meminta agar TPA dipindahkan ke daerah yang tidak memiliki lahan produktif dan jauh dari permukiman warga. "Baunya sangat menyengat, para petani yang lahannya berbatasan dengan TPA Jalupang juga selalu ngeluh," ujar warga Pangulah Baru, Ahmad Jamaludin (25)
Sementara Kepala Desa Wancimekar, Alih Miharja, baru-baru ini menyampaikan kehadiran TPA Jalupang bagi warga Wancimekar
termasuk bagi Pemerintah Desa Wancimekar, tidak memberikan dampak positif apa-apa. "Tidak ada kompensasi apapun. Tidak memberikan efek positif bagi warga," ujarnya singkat. (zie)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Ngomong doang... biasa biar popularitas naik biar kepilih lagi...

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template