Copot Iklan di Kaca Belakang Angkot - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Copot Iklan di Kaca Belakang Angkot

Copot Iklan di Kaca Belakang Angkot

Written By Mang Raka on Jumat, 11 November 2016 | 13.00.00

-Membahayakan Sopir dan Pengendara Lain

RENGASDENGKLOK, RAKA - Branding angkutan kota mulai banyak bermunculan di trayek Rengasdengklok-Tanjungpura. Padahal, pemasangan gambar apapun di belakang angkot, berpotensi membahayakan keselamatan penumpang dan melanggar undang-undang (UU) tentang lalu-lintas. Maraknya branding melanggar itu pun dikeluhkan para penggiat keselamatan lalu lintas.
Odong Kusnaedi warga Rengasdengklok mengakui, bahwa beberapa hari terakhir, sudah lama keberadaan iklan terpampang di belakang bagian angkutan kota. "Sudah lama itu angkot seperti itu bermunculan. Biasanya sih paling cuma polos doang, atau bahkan cuma tulisan nama-nama gak jelas aja. Tapi yang sekarang memang iklan," kata dia.
Dilain pihak, pemasangan iklan ini pun dipersoalkan. Pasalnya, apakah dengan pemasangan iklan tersebut pendapatannya masuk dalam PAD atau masuk ke pengusaha angkot. "Bagi saya ini perlu dikaji dan dipersoalkan. Karena bagaimana pun, iklan itu pasti terkena pajak. Kalau dipasang seperti itu apakah pajaknya juga masuk kas daerah," tanya Engkus PA, penggiat pajak.
Jika memang terbukti bodong, apalagi sampai membahayakan, dishubkominfo diminta segera merazia angkot-angkot tersebut. "Dinas perhubungan harus segera merazia angkot dengan iklan terpasang di belakang mobil. Karena bagaimanapun, angkutan kota adalah domainnya dishub. Jika tetap bersikukuh dan ngeyel tak mau mencopot iklan tersebut, cabut saja izin trayeknya. Bila perlu, perusahaan providernya juga dipanggil untuk dimintai keterangan dan penjelasan," pintanya.
Dilain pihak, dishubkominfo jauh-jauh hari menyatakan bahwa iklan yang menempel dibelakang kaca angkutan perkotaan dibeberapa trayek strategis, dinilai melanggar dan membahayakan keselamatan jiwa penumpang. Entis Sutisna, petugas bagian angkutan Dishubkominfo Kabupaten Karawang menjelaskan, bahwa keberadaan iklan dibelakang kaca mobil membahayakan banyak pihak. "Pertama jelas, yang paling banyak bahayanya adalah bagi supir. Sebab dia tidak bisa melihat kebelakang melalui kaca spion tengah. Sehingga jarak antar kendaraan dibelakangnya tidak bisa diketahui. Kedua adalah kendaraan yang berada dibelakang angkot itu, sebab membuat konsentrasi pengendaranya terpecah karena membaca dan melihat tampilan iklan tersebut,"kata dia menjelaskan. (fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template