Cilamaya Terbakar Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Cilamaya Terbakar Lagi

Cilamaya Terbakar Lagi

Written By Mang Raka on Senin, 07 November 2016 | 21.59.00

-Korsleting Listrik Toko Koh Tengki

CILAMAYA WETAN, RAKA - Belum genap 4 bulan dilanda kebakaran hebat di malam takbiran, Pasar Cilamaya kembali dilanda musibah serupa. Minggu (6/11) siang sekitar pukul 13.00 WIB, 2 ruko dan 1 bangunan gudang berisi oli dan tambang nelayan milik Sutrisno alias Koh Tengki di Dusun Barahan RT 06/03, Desa Cilamaya, ludes dilalap api.
Kobaran api yang mengepul hingga menghanguskan kendaraan roda empat dan roda dua tersebut, diduga dipicu oleh korsleting listrik yang muncul pertama di toko mebel, hingga akhirnya menjalar ke sekat-sekat ruangan lain dan gudang penyimpanan oli. Parahnya, saat material dievakuasi, terdapat 20-30 gas tabung elpiji 3 kilogram di antara puing-puing bangunan. "Awalnya sih gak tahu. Sepertinya dari toko mebel, tahu-tahu api sudah membesar saja. Listrik semua langsung dimatikan, dan (pemilik) toko di sekitar langsung evakuasi barang-barang seadanya," ungkap saksi mata, Ari (25) yang juga pedagang di Pasar Cilamaya kepada Radar Karawang.
Kaur Trantib Desa Cilamaya, Wahyu mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih simpang siur, karena ada yang menyebut api bermula dari Apotek Family, ada juga yang bilang dari toko mebel. Tapi yang jelas, semua ruko yang terbakar dan satu gudang berisi oli dan tambang plastik itu milik Sutrisno alias Koh Tengki. "Saat kejadian sebenarnya toko-toko tersebut dalam keadaan buka, dan yang jaga disana langsung dievakuasi segera sesaat setelah kobaran api mulai menjalar," tuturnya.
Lebih jauh Wahyu mengatakan, saat mengevakuasi barang-barang dari reruntuhan terdapat gas elpiji 3 kilogram sekitar 20-30 tabung. Padahal, toko tersebut bukan pangkalan gas. "Sejumlah kendaraan di garasi juga sudah dilalap api," ungkapnya.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Cilamaya Wetan, Asep Jaka mengungkapkan, api sulit dijinakan karena toko yang terbakar merupakan gudang oli, dan tambang yang biasa menyuplai kebutuhan nelayan. Dampak lainnya adalah lalulintas Kecepet-Pasar Cilamaya lumpuh berjam-jam. "Api baru bisa dipadamkan 2,5 jam kemudian, setelah 3 damkar Pemkab Karawang dan 2 unit dari Pertamina Gas dikerahkan," ujarnya.
Kapolsek Cilamaya, Kompol Dadang Gunawan mengungkapkan, kebakaran toko yang terjadi di Jalan Barahan RT 06/03, Desa Cilamaya, sudah menghanguskan bangunan toko mebel dan Apotik Family milik Koh Tengki. Api datang mendadak yang diduga berasal dari toko mebel Aneka, kemudian merambat ke Apotek Family dan gedung walet," ujarnya.
Ia melanjutkan, si Jago merah melahap bangunan selama 1,5 jam, dan baru berangsur padam sekitar pukul 15.30, setelah datang 5 unit kendaraan pemadam kebakaran milik Pertamina Gas Cilamaya, dan Pemda Karawang. Meski tidak menelan korban jiwa, menurut keterangan korban kerugian materi ditaksir mencapai Rp 2 miliar. Rinciannya, bangunan sarang walet, alat-alat mebel, obat-obatan milik Apotek Family, 1 unit kendaraan truk boks colt diesel nopol T 8946 D, 2 unit sepeda motor merek Honda Beat dan Honda Vario, sparepart motor Suzuki, 200 dus oli kemasan, dan tambang plastik. "Banyak barang yang terbakar di dalamnya, termasuk 1 unit kendaraan roda empat dan 2 unit roda dua," pungkasnya.
Dampak lain dari kebakaran itu, listrik di sebagian besar wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, seperti Sukakaerta, Gempol, dan Tegalwaru, terputus dari pukul 13.30 WIB hingga 20.46 WIB. (rud)

Hangus Terbakar

Bangunan sarang walet
Alat-alat mebel
Obat-obatan Apotek Family
Truk boks colt diesel T 8946  D
2 unit sepeda motor
Sparepart motor suzuki
200 dus oli kemasan
500 kilogram tambang

Kerugian materi
Diperkirakan Rp 2 miliar

Dampak Kebakaran Pasar Cilamaya
-Jalan Kecepet-Pasar Cilamaya lumpuh
-Arus listrik putus di sebagian besar wilayah Cilamaya Wetan, seperti Sukakaerta, Gempol, dan Tegalwaru.

Tim Pemadam Kebakaran
-3 unit mobil damkar Pemkab Karawang
-2 unit mobil damkar Pertamina Gas


Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template