Calo Gabah Harus Ikut Perbaiki Jalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Calo Gabah Harus Ikut Perbaiki Jalan

Calo Gabah Harus Ikut Perbaiki Jalan

Written By Mang Raka on Jumat, 11 November 2016 | 15.00.00

-Wajib Sisihkan Uang untuk Perbaikan

CILAMAYA WETAN, RAKA - Hujan berhari-hari membuat akses jalan utama Muarabaru-Rawagempol Wetan Kecamatan Cilamaya Wetan, semakin rusak. Hal ini diperparah dengan masuknya masa panen padi. Pasalnya truk dan mobil pikap yang mengangkut puluhan ton gabah ikut menyumbang kedalaman jalanan rusak sepanjang 2 kilometeran tersebut. Namun, mengantisipasi tingkat keparahan jalan, pemerintah setempat mengerahkan Polisi Desa (Poldes) untuk menjatah para calo gabah berkontribusi untuk pengarugan jalan berlubang.
Polisi Desa (Poldes) Rawagempol Wetan , Husen mengatakan jalanan Muarabaru-Rawet menjadi akses utama, bukan saja sektor perdagangan dan tambak, tetapi juga pertanian. Karena, akibat jalanan yang semakin parah, para calo gabah mencekik harga bagi para petani, sehingga dari harga semula yang masih Rp 4,6 ribuan semakin anjlok hanya berselang hari menjadi Rp 4,3 ribu perkilogramnya.
Sementara, kondisi jalanan yang selalu dilindas truk dan pikap puluhan ton gabah yang diangkut, menyumbang kerusakan terparah, bahkan ada beberapa kendaraan roda empat sempat tak bergerak berjam-jam karena jalanan berlubang curam dan berlumpur. Atas dasar itu, jika menunggu proyek cor dari pemerintah daerah yang entah kapan turunnya, pemerintah desa mengeluarkan kebijakan agar jalanan yang rusak bisa dikompensasi para calo gabah dan warga sekitar, sekurang-kurangnya pengarugan dengan sirtu sekitar 4-5 truk. "Jalanan sudah berlubang curam, ini akses penting bagi para petani, maka calo gabah kita desak berikan kontribusinya untuk mengarug jalanan berlumpur tersebut," kata dia.
Husen menambahkan, calo gabah memang tidak terstruktur dan sulit terdeteksi, namun dengan bermodalkan surat dari desa, pihaknya akan turun langsung sesaat sebelum puluhan karung gabah diangkut dengan truknya. Minimal, setengah dari labanya harus diporsikan bagi pemerintah desa, itu bukan untuk jajan dan lainnya, tapi murni ditargetkan untuk mengarug jalanan.
Bahkan, sebelum uangnya terkumpul dari calo-calo gabah di wilayah Muarabaru dan di Dusun Sukawera ini, kades sudah memberikan dana talangan sementara untuk pengerasan agar akses yang dilalui petani maupun kendaraan pengangkut gabah bisa normal. "Kades beri dana talangan, nanti kita turun langsung ke sawah-sawah agar calo gabah ini berkontribusi untuk pengerasan jalannya," ujar dia.
Kades Rawagempol Wetan, H Udin Abdul Gani mengaku sudah berkoordinasi bersama pemerintah Desa Muarabaru agar sama-sama menjatah para calo untuk pengarugan sirtu jalan. Ini didasari karena memang,  saking parahnya jalanan akibat lalu lalang kendaraan pengangkut puluhan ton gabah. Sebagian penghasilan dari kerjaannya sebagai calo, pemerintah desa meminta penyisihan para calo agar kiranya ikut membantu pembelian batu pengerasan jalanan yang sudah banyak berlubang. Karenanya, ia sudah arahkan Poldes turun lapangan memunguti jatah calo tersebut, disamping pihaknya berikan dana talangan sementara. "Kita kerahkan Poldes saat sedang panen agar mendapati sumbangan pembangunan akses jalan yang rusak," pungkas dia. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template