BUMDes Minta Garapan Gas 3 Kg dan Pupuk Bersubsidi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » BUMDes Minta Garapan Gas 3 Kg dan Pupuk Bersubsidi

BUMDes Minta Garapan Gas 3 Kg dan Pupuk Bersubsidi

Written By Mang Raka on Sabtu, 05 November 2016 | 13.30.00

LEMAHABANG, RAKA - Kelangkaan barang bersubsidi seperti gas 3 kilogram dan pupuk, mulai ditimbang masuk dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Tata kelola yang selalu berbasis profit orientied, menjadi alasan kedua benda bersubsidi itu agar bisa dirapikan pemerintah, salah satunya lewat usaha Bumdes yang berbasis lazimnya koperasi.
Kades Pulojaya, Soleh misalnya, kelangkaan gas selama ini karena tata kelola yang kurang pengawalan optimal distribusinya, terutama ditingkat agen dan pangkalan. Jenis usaha yang menunjuk individu dalam bungkus CV ini, sebenarnya bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah desa. Kenakalan pangkalan yang memainkan harga dan meraibkan gas untuk kepentingan usaha yang menguntungkan tentu saja membuat geram.
Karenanya, Bumdes sebagai sumber sirkulasi keuangan desa agar bisa diberdayakan untuk usaha barang-barang bersubsidi, karena penyalurannya dari pemerintah oleh pemerintah, sehingga distribusinya bisa lebih terkontrol. "Diberdayakan saja Bumdes dalam usaha gas ini, biar barang bersubsidi ini terkontrol, karena selama ini siapa yang mengawasi dan menindak tegas atas penyelewengan gas ini?" kata dia.
Selain gas, usaha Bumdes untuk barang bersubsidi ini juga datang dari Camat Cilamaya Kulon, Dida Rayendra Safirman, bukan saja gas, pupuk bersubsidi juga harus menjadi fokus penguasaan Bumdes di beberapa desa dalam satu kecamatan.
Gas dan pupuk, sama-sama memiliki kuota yang disesuaikan dengan jumlah sasaran, warga miskin atau petani yang membutuhkannya sesuai luas lahan, mengapa tidak, sebut Camat. Bumdes bergerak mewujudkan usaha pupuk bersubsidi lazimnya kios, tinggal dipikirkan saja soal perizinannya. Tapi, tidak boleh juga semua Bumdes bergerak di usaha subsidi ini, karena bisa diklaim nantinya pengambil alihan dari usaha-usaha kios selama ini. "Pupuk juga layak menjadi usaha Bumdes, tapi tetap menyesuaikan ajuan kuota dalam RDKK," ungkap. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template