Budidaya Jangkrik Peluang yang Menjanjikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Budidaya Jangkrik Peluang yang Menjanjikan

Budidaya Jangkrik Peluang yang Menjanjikan

Written By Mang Raka on Rabu, 30 November 2016 | 16.00.00

CILEBAR, RAKA - Budidaya jangkrik di Desa Sukaratu Kecamatan Cilebar menjadi usaha sampingan yang dinilai menjanjikan. Apalagi jangkrik merupakan insektisida yang sangat dibutuhkan oleh banyak orang, baik itu pemelihara burung, pakan ikan predator, maupun yang lainnya.
Dede Pahruroji Spd selaku pembudidaya jangkrik sekaligus staf pengajar di SDN Sukaratu mengatakan usahanya ini dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan, mengingat posisi kampungnya berada di tengah sawah. Namun dirinya jarang mendengar suara jangkrik. "Mungkin karena obat kimia yang dipakai untuk sawah," kata dia kepada Radar Karawang.
Peluang bisnis budidaya jangkrik, sambung Dede, semakin menjanjikan seiring dengan kebutuhan jangkrik yang semakin banyak. Tengok saja di kota yang sekarang ini banyak memelihara burung kicau. Hal itu dinilai berpengaruh besar pada intensitas penjualan. "Alhamdulillah walaupun hanya usaha sampingan, hasilnya lumayan kerasa," tambahnya.
Masih kata dia, sebelum menjadi seorang peyuplai telur jangkrik yang ia ternak sendiri, awalnya ia hanya sebagai petani jangkrik saja. Namun dengan bermodal keberanian dan pengalamannya, ia mampu mengembangkan budidaya jangkrik dari mulai tahun 2009 sampai saat ini. "Yang penting administrasinya jangan sampai kejebolan," ujarnya.
Dengan ketekunan dan kesabarannya, perkembangan budidaya jangkrik yang ia kelola sudah mulai terlihat hasilnya. Pasalnya sudah ada 2 karyawan yang dipekerjakan, dengan harapan usaha budidaya jangkrik ini bisa menjadi lahan baru untuk masyarakat bekerja. "Mudah-mudahan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat", ucapnya.
Selain itu penyebarannya sudah mulai meluas, banyak petani yang sebelumnya mempunyai bandar penyuplai telur jangkrik berpindah menjadi rekan bisnisnya. Mengingat perhitungan dan perputaran uang yang dikelolanya tidak pernah macet. "Dengan pembayaran yang sesuai, banyak petani dari Cemarajaya, Cikampek dan bahkan dari Jatisari berpindah ke saya," katanya.
Mang Asri dan pak Ayan selaku karyawannya mengatakan budidaya jangkrik ini lumayan membantu pemasukan. Sebelumnya ia hanya mengandalkan pertanian. Selebihnya buruh serabutan. "Alhamdulillah ada pemasukan tambahan," pungkasnya. (mg3)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template