Bentuk Kader Penanggulangan Sampah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bentuk Kader Penanggulangan Sampah

Bentuk Kader Penanggulangan Sampah

Written By Mang Raka on Jumat, 11 November 2016 | 15.00.00

TEGALWARU, RAKA - Mengelola sampah dan lingkungan harus melibatkan banyak pihak terutama masyarakat. Ini penting agar masalah kebersihan dan menjaga lingkungan menjadi tanggungjawab bersama.

Asistem GM Goverment Publik dan Security Department KIIC, Bambang Sugeng, Kamis (10/11), mengatakan itu, saat memberikan sambutan pada kegiatan pelatihan optimalisasi lahan pekarangan dan pembuatan pupuk padat dan pupuk cair dengan memanfaatkan sampah, di Telaga Desa, KIIC. "Sampah harus menjadi urusan bersama, bukan saja pemerintah melainkan masyarakat untuk bisa memanfaatkan sampah," katanya.
Melalui KIIC peduli lingkungan kawasan industri di Karawang Barat itu meggelar kegiatan edukasi dan memberikan pelatihan bagi ibu-ibu darmawanita tingkat desa hingga kecamatan tentang pengelolaan sampah. "Diharapkan dari ibu-ibu yang mendapat pelatihan, bisa ikut menyebarkan kepada tetangga dan yang lainnya dalam hal pemanfaatan sampah," terangnya.
Terkait itu, untuk wilayah Karawang Selatan upaya penanggulangan sampah pun sudah dilakukan. Bahkan sosialisasinya di Kecamatan Tegalwaru sudah menyentuh lingkungan sekolah dasar. Selain terhadap siswa pihak sekolahpun dianjurkan menyediakan tong-tong sampah sekaligus edukasi bagi siswa agar membiasakan dimana semestinya membuang sampah.
Seperti diungkapkan pemerhati lingkungan dan juga ketua organisasi kepemudaan di Kecamatan Tegalwaru, Solihin Fuadi (37), memberi dampak yang bisa dipahami dengan benar sejak dini perlu mendapat perhatian serius. Siswa sekolah dasar adalah siswa usia dini yang diberikan pemahaman serius tentang sampah. Kebiasaan yang buruk akan terus berdampak hingga mereka dewasa. "Cukup diarahkan bahwa ada tempat membuang sampah. Hal itu justru cukup efektif bagi siswa di usia sekolah dasar. Mereka akan meresponsnya dengan baik. Keterlibatan guru dalam mendidik memahami bahaya sampah bagi kesehatan pun harus ditanggapi serius. Maka saya yakin siswa di usia produktif mereka akan dengan mudah di serap dan di sosialisasikan," tegasnya.
Memang, masalah sampah ini tidak bisa dibilang masalah enteng. Bahkan sampai sekarang baik Pemerintah Kecamatan Tegalwaru dan Kabupaten Karawang seakan-akan sudah kesulitan mencari solusi menangani sampah yang ada di kecamatan ini. Disatu sisi populasi manusia terus bertambah. Itu secara otomatis produksi sampah baik yang dibuang ke sungai maupun lahan-lahan kosongpun akan meningkat. Seharusnya pada saat seperti ini pemerintah sudah mempunyai solusi yang terbaik agar sungai yang berada di beberapa tempat di Wilayah Kecamatan Tegalwaru bisa terbebas dari sampah.
Masalah sampah ini tidak bisa dianggap persoalan kecil karena saat ini sampah menjadi permasalahan yang belum ada solusi. Pun demikian bukan berarti tidak ada jalan keluar. Paling tidak untuk menangani persoalan sampah ini dibutuhkan kerjasama berbagai pihak. Artinya disini melibatkan semua stageholder agar bisa bekerja secara sinergis. (dri)




Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template