Asyik... Kepsek SMA-SMK Pelesir ke Malaysia - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Asyik... Kepsek SMA-SMK Pelesir ke Malaysia

Asyik... Kepsek SMA-SMK Pelesir ke Malaysia

Written By Mang Raka on Jumat, 18 November 2016 | 18.10.00

-Siap-siap Dipanggil DPRD

TEMPURAN, RAKA - Siapa pun berhak melancong ke luar negeri, termasuk kepala sekolah. Namun, apa jadinya jika uang yang digunakan bukan milik pribadi, melainkan dana pertukaran kebudayaan pelajar.
Seperti yang dilakukan beberapa kepala SMA/SMK di Karawang, Kamis (17/11) pagi. Mereka terbang ke Malaysia dan Singapura, tapi tidak jelas agendanya. Foto-foto selfie mereka pun beredar di media sosial. Salah satunya diupload oleh pemilik akun Facebook Agus Amar.
Seorang kepala SMA yang meminta namanya dirahasiakan mengungkapkan, ada beberapa kepala SMA/SMK yang terbang ke dua negara jumlahnya tidak banyak, hanya 3-5 orang saja. Agendanya bukan studi banding. Tetapi sebagai reward kepala sekolah teladan. Sayangnya, kegiatan yang mungkin dimanfaatkan Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK itu, menggunakan anggaran dompleng dari pertukaran kebudayaan pelajar. "Bukan studi banding itu mah, cuma program pertukaran kebudayaan tanpa seleksi. MKKS justru menjadikan program ini diperuntukan bagi kepsek-kepsek teladan, mungkin dinas (Dinas Pendidikan) dan MKKS nya gak punya duit," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Sumber menambahkan, seharusnya program pertukaran kebudayaan ini ada seleksi khusus, dan terpisah dengan program hadiah para kepsek teladan. "Ini malah mendompleng kegiatan dari program lain," tuturnya.
Tapi nasi sudah jadi bubur, beberapa kepsek yang ikut sudah terbang sedari pagi ke dua negara tersebut. "Saya tidak tahu siapa saja yang ikut. Coba tanya ketua MKKS, mungkin dia tahu agendanya apa saja," ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Karawang, Sri Rahayu Agustina mengaku geram dengan mental-mental PNS dari OPD, hingga pemangku pendidikan yang doyan studi banding ke luar daerah, bahkan luar negeri. Namun, dirinya belum mendapat informasi bocoran kepastian soal kebenaran sejumlah kepsek terbang ke Singapura dan Malaysia. Yang jelas, kata Sri, DPRD kecolongan. "Dari mana para kepsek itu dapat anggaran hingga sampai bertolak ke luar negeri? Jika di APBD, di pos yang mana?" ujarnya.
Jika menggunakan uang sendiri dan tujuannya untuk studi banding, Sri mengapresiasi para kepsek karena rela merogoh kocek sendiri demi pendidikan. "Saya akan panggil para kepsek yang pergi ke dua negara tersebut, tanpa kecuali Kabid Dikmen (Nandang Mulyana)," tuturnya.
Ia melanjutkan, para kepsek dan pemangku pendidikan, apapun agendanya keluar negeri atau keluar daerah harus bisa ngaca diri. Menurutnya sangat naif jika infrastruktur pendidikan masih buruk, tapi para kepsek pergi keluar negeri. Pihaknya akan mengevaluasi anggaran pendidikan tahun depan Rp 50 miliar. "Bagaimana bicara kualitas dengan seabrek kurikulum dan program, jika sarana prasarananya saja masih buruk," ungkapnya.
Sri juga mengkritik para kepsek yang mengupload foto-foto selfie di bandara. Meski wajar, tapi secara etika tidak baik. Karena media sosial bisa dilihat semua orang. "Nanti kita cecar para kepsek, oleh-oleh apa saja yang didapat dari kunjungan tersebut," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Ketua Forum MKKS SMA/SMK, Dwi S.Pd belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi lewat ponsel maupun pesan singkat tidak memberi balasan. Begitupun dengan Kabid Dikmen Nandang Mulyana dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dadan Sugardan, dua-duanya tidak memberikan keterangan apapun. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template