Anggota LSM Tewas Dikeroyok Massa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Anggota LSM Tewas Dikeroyok Massa

Anggota LSM Tewas Dikeroyok Massa

Written By Mang Raka on Senin, 07 November 2016 | 22.02.00

KARAWANG, RAKA - Apes. Gagal mencuri handphone, nyawa oknum anggota LSM melayang karena dikeroyok massa di sekitar Terminal Tanjungpura, Sabtu (5/11) dinihari
Lelaki yang belum diketahui identitasnya itu menjadi sasaran amuk massa, setelah dipergoki mencuri tiga buah handphone, di salah satu mes proyek pembangunan Hotel Grand Nori, Kampung Karanganyar RT 08/09, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat.
"Korban ini merupakan pelaku pencurian 3 telepon genggam milik para pekerja, di proyek pembangunan Hotel Grand Nori. Dia diduga anggota LSM, karena memakai kaos salah satu LSM di Karawang," ujar Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Hairullah kepada wartawan, Minggu (6/11) kemarin.
Menurut Hairullah, kasus pencurian yang menimbulkan kemarahan massa terjadi, ketika Iwan yang juga pekerja di proyek tersebut melihat pelaku keluar dari salah satu mes, dan langsung melarikan diri. Melihat gelagat mencurigakan tersebut, Iwan selanjutnya melaporkan peristiwa itu kepada ketua RT setempat, Sugiana. "Setelah dicek, ternyata 2 buah ponsel dan 1 buah tablet milik Saudin, Adung dan Heri sudah hilang," katanya.
Kasat menjelaskan, setelah mengetahui ada barang yang hilang, Iwan dan para pekerja proyek termasuk ketua RT dan warga lainnya, mencari pelaku hingga Terminal Tanjungpura. Saat ketemu, pelaku membantah tudingan warga. Pelaku malah mencoba berlindung dengan menyebutkan dirinya sebagai salah satu anggota LSM. Rupanya, statusnya sebagai anggota LSM tidak membuat warga ciut. Warga malah tetap menggeledah tubuh pelaku. Ternyata ponsel tersebut ada di tangannya. Meski begitu, pelaku tetap tidak mengakui perbuatannya, malah mengaku hanya menerima titipan barang tersebut dari temannya.  "Ketika warga meminta pelaku menunjukan lokasi temannya dimana, pelaku malah melarikan diri. Pada saat itu warga berusaha mengejar dan pelaku berhasil ditangkap. Namun dia (pelaku) melawan sehingga warga yang berkerumun menjadi kesal, lalu memukuli pelaku dengan alat berupa batu, balok kayu, hingga pelaku meninggal dunia," pungkasnya.
Akibat kejadian tersebut, ketiga korban pekerja proyek menderita materil sekitar Rp 5 juta. Sedangkan jasad pelaku dibawa ke ruang instalasi forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk dilakukan otopsi.(ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template