8 Nelayan Pasirputih Bersaksi di Pengadilan Perompak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » 8 Nelayan Pasirputih Bersaksi di Pengadilan Perompak

8 Nelayan Pasirputih Bersaksi di Pengadilan Perompak

Written By Mang Raka on Selasa, 15 November 2016 | 19.08.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Sebanyak 35 nelayan rajungan Pasirputih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, bertolak menuju Bandar Lampung, Minggu (13/11) malam. Mereka menjadi saksi dalam kasus perompakan di Pengadilan Negeri Lampung.
Manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasirputih Waryono mengungkapkan, dirinya bersama 35 nelayan bertolak menuju Lampung dengan kendaraan carteran. Senin (14/11) pagi, para nelayan Pasirputih sudah berada di Markas Pol Air Bandar Lampung. Agenda para nelayan ke Lampung adalah untuk memenuhi panggilan pihak Pengadilan Negeri Lampung, untuk kesaksian kasus perompakan, dimana para nelayan Pasirputih diakui Waryono, adalah nelayan yang notabene sering menjadi korban perampokan harta benda dan hasil tangkapan di laut, utamanya Laut Mesuji Lampung hingga Sumatera. Namun sambung Waryono, kesakian para nelayan Pasirputih di pengadilan hanya ditujukan kepada 8 orang saja, sementara yang lainnya ikut mengawal proses persidangan kasus perompakan tersebut. "Ya yang ikut ke Lampung itu 35 nelayan, tapi yang bersaksi di pengadilan hanya 8 orang saja," ungkapnya.
Saat terjadi penangkapan perompak, terus Waryono, kabarnya memamg aparat kepolisian sudah menetapkan 5 tersangka. Para nelayan hanya berharap, kondisi melaut bisa kembali stabil dan normal tanpa gangguan perompak. Terlepas berapapun jeratan hukum yang akan diganjar kepada 5 tersangka tersebut. "Tersangkanya 5 orang, bagi kami melaut sudah kembali aman lagi saja sudah Alhamdulillah," ujarnya.
Kades Sukajaya Abdul Ghofur mengungkapkan, para nelayan diakuinya sudah berangkat sejak Minggu malam ke Pengadilan Lampung, untuk dimintai kesaksiannya dalam sidang kasus perompakan. Sidang pertama sebut Gofur, pengadilan menghadirkan saksi dari nelayang Meringge Lampung Utara. Para nelayan Pasirputih, baru bisa menghadiri sidang karena sebelumnya berbarengan dengan kegiatan pesta laut, sehingga tembusan yang diterimanya, pihak pengadilan meminta saksi yang dipanggil untuk hadir pada Senin (14/11) sekitar pukul 13.00. Nama-nama nelayan yang dipanggil dan dimintai kesaksian tersebut antara lain Salim Bin Sardim, Sajidin Bin H Sardi, Rohim Bin Walar, Sukandi Bin Dulipah, Rahmat Bin Tata, Abidin Bin Dulipah Wastim, Mawi, Sahroni dan Bali. "Kita terima tembusan kaitan nelayan yang harus memberikan kesaksian, dalam kasus perompakan tersebut," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template