Warga Sudah Terbiasa Gunakan Air Kotor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Sudah Terbiasa Gunakan Air Kotor

Warga Sudah Terbiasa Gunakan Air Kotor

Written By Mang Raka on Senin, 17 Oktober 2016 | 12.30.00

PAKISJAYA,RAKA- Tidak adanya air bersih, memaksa masyarakat Kecamatan Pakisjaya, menggunakan air tidak layak pakai dan tidak layak konsumsi. Pasalnya, air sungai yang mengaliri sekitar pemukiman tempat tinggal warga sudah tercemar dan kotor, akan tetapi tidak sedikit masyarakat setempat masih menggunakan air tersebut akibat tidak adanya air bersih dilingkugan tempat tinggalnya.
Seperti yang terpantau RAKA di lapangan, aktivitas keseharian masayarakat Pakisjaya jauh dari sehat, untuk mandi dan mencuci pakaian, setiap hari mereka menggunakan air kotor disekitar tempat tinggal mereka, kebiasaan yang jauh dari sehat tersebut dianggap sudah biasa sehingga tidak merasa khawatir dengan kesehatan mereka.
Menurut Agus (30), salah satu warga yang sedang membersihkan mesin genset, kebiasaan warga dalam keseharian memang biasa menggunakan air sungai tersebut untuk kegiatan sehari-hari. Sehingga sudah tidak merasa khwatir akan terkena penyakit kulit. Selain itu juga, Agus menggungkapkan, kegiatan mencuci atau pun mandi sudah berlangsung lama dan sudah merasa biasa. “Warga disini sudah biasa menggunakan air sungai ni untuk kegiatan sehari-hari, seperti mencuci pakaian dan mandi, sehingga kami tidak merasa khawatir dengan penyakit yang akan menerjang kami,” ungkap Agus.
Dikatakan Agus, dahulu masyarakat masih bisa menggunakan air bersih dari hasil PDAM yang dikirim di tiap dusun dengan menggunakan bak penampungan air yang besar, namun kini PDAM tidak lagi melakukan pengiriman sehingga ketika tidak ada air bersih masyarakat terpaksa menggunakan air kotor. "Kalau keinginan kita, pemerintah bisa kembali menyediakan air bersih ketika masa kesulitan air seperti saat ini," pintanya.
Hal senada juga diungkapkan oleh beberapa ibu-ibu di Desa Solokan, Kecamatan Pakisjaya. Mereka tidak khawatiran dengan menjalankan aktivitas sehari-hari. Salah seorang warga Saodah (43) menuturkan, air sungai berubah kotor semenjak menghadapi musim kemarau. Karena menurutnya, air sungai tersebut biasanya jernih dan biasa digunakan sehari-hari oleh warga desa untuk mencuci pakain dan mandi. “Ibu mah sudah tidak khawtir, karena air ini sudah biasa ibu gunakan untuk sehari-hari," pungkasnya.(fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template