Warga Babakan Sawo Minta Jalannya Dibeton - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Babakan Sawo Minta Jalannya Dibeton

Warga Babakan Sawo Minta Jalannya Dibeton

Written By Mang Raka on Selasa, 25 Oktober 2016 | 12.30.00

TEGALWARU, RAKA - Jalan setapak di Kampung Babakan Sawo, Desa Cintalanggeng dikeluhkan puluhan warga disana. Selain sempit kondisi jalannya juga masih berupa jalan tanah. Padahal jalan itu satu-satunya akses warga melakukan aktivitas perekonomiannya.

Jalan setapak sepanjang 200 meter itu amat dinanti perbaikannya untuk perkembangan wilayah yang memang tertinggal dengan dusun-dusun yang ada di Desa Cintalaksana. Dengan jalan sepanjang itu lebar jalan juga sempit. Sementara ini untuk masuk ke lingkungan perkampung yang dihuni 30 kepala keluarga dengan jumlah jiwa mencapai 150 jiwa usik, warga harus melintasi jalan tengah sawah yang dibuat menyerupai jalan setapak. Dengan kondisi seperti itu tidak heran hampir setiap kali jika ada warga yang sakit akan kesulitan untuk mengevakuasinya.
Seperti diungkapkan Tatang (40), warga Kampung Babakan Sawo, Senin (24/10), warga disana jika sakit tidak bisa diangkut ke kendaraan roda empat dan jika kondisinya sakit parah cukup di bopong atau ditandu. Dirinya berharap jalan setapak itu juga bisa dilebarkan agar warga tidak lagi kesulitan menggunakan akses jalan itu. "Warga cukup kesulitan jika ada yang sakit. Selain jalan menuju kampung kecil juga permasalahan penerangan kampung tidak ada. Jadi kalau ada warga sakit parah maka disini cukup dibopong atau diangkut dengan cara ditandu. Saya harap bisa secepatnya pemerintah membantu jalan kami supaya sarana umum kami jauh lebih baik. Masa jalan yang lain sudah baik disini masih saja seperti itu," ucapnya.
Hal itu dibenarkan Emis (28) pemilik warung satu-satu ya di kampung itu. Kampungnya jauh tertinggal dengan wilayah lainnya. Sementara dirinya pun cukup kesulitan dengan mobilitas belanjanya ketika warungnya mulai membutuhkan banyak barang untuk diperdagangkan. "Kadang kalau saya belanja kebutuhan warung tidak bisa maksimal karena saya tidak bisa membawa kendaraan besar masuk ke kampung. Saya juga ingin jalan kampung kami bisa lebih baik agar aktivitas warga disini bisa berjalan lancar," tandasnya.
Hal senada ditegaskan Suhaimin (37), Kampung Babakan Sawo merupakan kampung terpisah dengan kampung lain dan berada di tengah persawahan. Tinggal dikampung itu sekitar 30 Kepala keluarga dan memiliki jiwa usik sekitar 150 jiwa. Kondisi kampung dari jalan utama sekitar 300 meter. Jalan setapak yang ada terbentang di lajur tapal sawah warga yang dulunya bekas di cor dengan lebar 1 meter.
"Sepanjang masuk kampung tidak ada penerangan sama sekali dan kami cukup jauh tertinggal dengan wilayah lain. Kebanyakan disini warganya selain petani juga sebagai pekerja buruh batu di Atlasindo. Warga berharap jalan kami bisa diperbaiki, baik oleh pemerintah desa maupun Kabupaten Karawang," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template