Warga Ancam Sembelih Ternak Liar - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Ancam Sembelih Ternak Liar

Warga Ancam Sembelih Ternak Liar

Written By Mang Raka on Selasa, 04 Oktober 2016 | 13.30.00

PANGKALAN, RAKA - Warga Desa Ciptasari geram menyaksikan hewan ternak masih saja berkeliaran di jalan raya. Mereka khawatir hewan ternak ini akan mengakibatkan kecelakaan pengguna jalan.

Pemandangan seperti ini hampir setiap hari bisa ditemui. Hewan ternak seperti kambing dan domba lalulalang di jalan utama Desa Ciptasari. Bahkan tidak jarang menyebabkan kecelakaan. Tak ada satu pun warga yang mengakui menjadi pemilik hewan tersebut yang terkadang jumlah mencapai puluhan ekor.
Menurut informasi pemilik hewan itu kebanyakan dari desa sebelah yang di biarkan bebas begitu saja hingga sebabkan permasalahan baik kepada pengguna jalan maupun ke beberapa pemilik areal perkebunan dan persawahan warga. Diterangkan, Heru (39), warga Ciptasari mengatakan tak jarang hewan bebas itu mengganggu konsentrasi pengguna jalan. Tak jarang malah berujung kecelakaan. Dirinya pun berharap ada pihak yang bisa menertibkan hewan ternak yang bebas agar ada efek jera bagi pemilik nya. "Jika terjadi kecelakaan kepada siapa mereka mengadu permasalahan nya sudah jelas. Hewan-hewan itu yang mengganggu pengguna jalan. Dan saya sangat setuju sekali jika hewan ternak itu ditangkap dan diproses lalu pemiliknya di panggil agar bertanggung jawab guna keselamatan pengguna jalan lain," kesalnya.
Demikian dengan Rustam (27), dirinya bahkan mengakui pernah menjadi korban oleh keberadaan hewan ternak yang lalu lalang dengan bebas di jalan utama. Dirinya mengakui terpeleset karena hewan tersebut tengah memakan makanan yang ada di tengah jalan. "Saat itu tepat di tikungan Parunglaksana, Desa Tamansari saya tanggung bawa motor lagi kencang. Saya fikir lengang tidak tahunya kambing lagi enak makan daun pisang di tengah jalan utama. Untungnya siang itu lengang jalan dan saya rem karena motor saya matic, rem depan saya plong dan akibat nya terpelanting. Syukur nya saya tidak apa-apa dan kambing selamat. Cuma saja yang saya sesalkan kok ada kambing di tengah jalan," tandasnya.
Sementara Ading (30) petani kacang panjang dari kampung Bunder, Desa Tamansari mengatakan, dirinya menyesalkan atas kejadian hewan ternak yang sering ganggu tanaman nya. Diri nya khawatir jika petani gelap mata hingga hal-hal yang tidak di inginkan bisa saja terjadi. "Saya takut gelap mata karena sudah ganggu tanaman saya bisa saja saya tebas pake golok saking kesalnya," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template