Waduh, Ada 4 PSK Jatisari Positif AIDS - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Waduh, Ada 4 PSK Jatisari Positif AIDS

Waduh, Ada 4 PSK Jatisari Positif AIDS

Written By Mang Raka on Jumat, 14 Oktober 2016 | 15.00.00

JATISARI, RAKA - Warga Kecamatan Jatisari mulai diteror penyakit HIV/AIDS. Pasalnya, baru-baru ini ditemukan empat pekerja seks komersial (PSK) yang biasa mangkal di warung Pantura Jatisari, positif penyakit mematikan tersebut.
Kepala Puskesmas Jatisari, Hj Een Nuraeni mengatakan, temuan penyakit itu setelah pihaknya membuka layanan konseling secara umum dan gratis. "Bulan kemarin kami melakukan pemeriksaan. Ada 4 orang positif HIV/AIDS," ungkapnya kepada Radar Karawang, di sela-sela pembinaan PSK, Kamis (13/10) kemarin.
Camat Jatisari Yusi Rusliani mengaku khawatir penderita HIV/AIDS bisa menyebarkan penyakit yang ditularkan lewat hubungan badan, dan  jarum suntik itu. Pihaknya meminta agar para PSK mengikuti bimbingan konseling yang diadakan oleh Puskesmas. "Yang dikhawatirkan generasi penerus. Mungkin mereka punya anak. Karena kalau bagi anak-anak, kalau kena maka fatal. Masa depannya terancam," ujarnya.
Kabid Pemulihan Sosial, Asep Achmad Saepullah menyampaikan, Dinas Sosial melakukan pembinaan terhadap para PSK, agar memiliki keahlian. Sehingga lambat laun mereka bisa meninggalkan profesi, yang sebenarnya secara nurani mereka sendiri tidak mau menjalaninya.
"Ini kegiatan rutin per triwulan, anggaran dari APBD. Kami bekerjasama dengan pihak kecamatan, KUA, Dinkes, Satpol PP dan pemerintahan desa setempat (Balonggandu), polisi dan TNI," ujarnya.
Sebanyak 30 PSK mengikuti kegiatan pembinaan, bahkan Dinsos memberikan bantuan berupa perlengkapan atau peralatan tata boga. Jika ada PSK yang ingin memiliki keterampilan, pihaknya siap mengirimkan mereka ke tempat rehabilitasi Kementerian Sosial. "Kami harap mereka bisa meninggalkan pekerjaannya. Karena berdasarkan komunikasi dengan TKSK Jatisari, memang ini disinyalir seperti itu (tempat prostitusi)," ujarnya.
Kasi Trantib Cikampek, H Aca R menyampaikan, mayoritas PSK di Jatisari adalah pendatang. Bahkan banyak yang tidak menetap. Hal itu cukup mempersulit para petugas untuk melakukan pendataan. "Kami terus lakukan pendataan. Agar mereka bisa terus dibina. Hampir semuanya warga luar yah," ujarnya.(zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template