SMS Undian Berhadiah Resahkan Warga Tegalwaru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » SMS Undian Berhadiah Resahkan Warga Tegalwaru

SMS Undian Berhadiah Resahkan Warga Tegalwaru

Written By Mang Raka on Selasa, 18 Oktober 2016 | 15.00.00

TEGALWARU,RAKA - Maraknya pesan singkat berisi pemenang undian provider hingga ratusan juta rupiah meresahkan masyarakat, Senin (17/10). Bahkan ada yang hampir menjadi korban dari isi pesan Short Massage Service (SMS) tersebut.

Juat (32) warga Kampung Cibayat, Desa Kutalanggeng, salah seorang yang hampir menjadi korban. Dirinya mendapatkan pesan singkat undian berhadiah sudah dua hari yang lalu. Dirinya mengakui pesan itu dianggapnya benar adanya. Bahkan dirinya sengaja menyimpan pesan tersebut selama dua hari agar anak sulungnya ketika pulang minta diantar agar bisa mengambil hadiah itu.
"Kakak misan saya pun mendapatkan pesan yang sama, dan saya cocokan dengan pesan singkat yang saya dapatkan dan isinya sama. Saya kesal juga ternyata misan saya pesan singkat berisi tipuan itu tengah marak dan banyak di terima banyak orang. Makanya saya urung jelaskan ke anak saya. Padahal saya telepon ada yang jawab dan saya tengah menunggu anak sulung saya agar bisa secepatnya transfer uang administrasi yang diminta dari orang yang mengaku dari perusahaan provider itu," katanya.
Buyung (42) membenarkan saudaranya itu hampir menjadi korban. Tapi dengan adanya pesan singkat yang didapatkan juga sama maka dirinya urung memberikan uang kepada si penipu yang di hubungi nya melalui telefon itu. "Untungnya saya juga mendapatkan SMS yang sama dengan saudara saya. Cuma kalau saya tidak saya respon. Soalnya banyak bukan satu kali saja saya terima sms perihal hadiah," paparnya.
Sementara di tempat berbeda, Hanadi (37), pegawai Desa Kutalanggeng menerangkan pesan singkat tersebut menurutnya cukup meresahkan sebagian warga. Karena tingkat pendidikan yang rendah maka pesan tersebut malah hampir membuat banyak warga menjadi korban penipuan. Dirinya mengharapkan agar ada tindakan dari Kepolisian supaya pesan tersebut tidak membuat warga jadi kebingungan.
"Minimnya tingkat pendidikan masyarakat khususnya di wilayah kami hal tersebut cukup membawa dampak, yang artinya hampir menjadi korban. Memang sejauh ini belum ada laporan resmi dari warga yang menjadi korban penipuan. Saya khawatir suatu waktu malah ada korban maka saya harap ada tindakan nyata dari kepolisian agar hal itu tidak terus berkembang," kaktanya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template