Semalam, Empat Rumah Dibobol Maling - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Semalam, Empat Rumah Dibobol Maling

Semalam, Empat Rumah Dibobol Maling

Written By Mang Raka on Selasa, 11 Oktober 2016 | 16.00.00

- Hujan di Malam Hari, Warga Diminta Waspada

PURWAKARTA, RAKA - Memasuki musim hujan ternyata tidak hanya bencana alam yang mengancam masyarakat, aksi kejahatan seperti pencurian juga turut mengincar. Apalagi jika hujan turun di malam hari, yang biasanya membuat kampung berubah sunyi. Situasi sepi inilah yang mengundang komplotan pencuri datang.
Seperti yang terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, dini hari kemarin. Sedikitnya empat rumah warga dibobol pencuri. Mereka berhasil membawa kabur sedikitnya uang tunai Rp 10 juta, satu unit kendaraan motor dan sejumlah peralatan elektronik seperti, telpon genggam dan laptop. "Para korban tadi pagi (kemarin) sudah melapor. Ditaksir kerugian dari empat korban seluruhnya di atas Rp30 jutaan," ungkap Kanit Reskrim Polsek Darangdan Aiptu Lili Somantri, kemarin.
Pihaknya mencurigai pelaku pencurian yang melancarkan aksinya di Desa Mekarsari diduga merupakan komplotan yang sama. Hal itu dicurigainya berdasarkan barang bukti sebuah golok yang digunakan sebagai alat untuk mencongkel jendela rumah korban. Golok itu ketinggalan dan ditemukan di tempat kejadian perkara. "Ternyata golok itu milik warga  yang lebih dulu rumahnya dibobol. Jadi ada dugaan pelaku yang membobol rumah warga di Desa Mekarsari itu adalah orang yang sama,"ujarnya.
Dia menambahkan, pencurian di malam hari saat hujan turun memang rawan terjadi. Karena biasanya warga enggan keluar rumah, meskipun ada jadwal ronda malam. Akibatnya situasi malam saat hujan turun berubah sepi. Situasi itu menjadi target para pencuri untuk melancarkan aksinya. "Aksi pencurian bobol rumah saat hujan turun di malam hari, tidak hanya terjadi di kampung itu saja. Sebelumnya juga pernah terjadi berkali-kali di desa lain. Memang ini sepertinya menjadi hitungan para pelaku pencurian. Karena saat hujan turun memang jarang ada warga keluar rumah, termasuk kegiatan ronda malam,"kata dia.
Lili berharap pristiwa pencurian yang terjadi di Desa Mekarsari menjadi pelajaran semua pihak. Pihaknya mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan meningkatkan ronda malam saat musim hujan datang, terutama saat hujan turun di malam hari. "Jangan sampai lengah lagi,"ujarnya.
Salah seorang korban pencurian Jana (49) mengaku, saat para pencuri menyatroni rumahnya dia memang sedang tertidur lelap. Pria yang menjadi ketua dusun di desanya itu memperkirakan, pencuri menyatroni rumahnya sekitar pukul 03.00 Wib dinihari. "Saya sempat mendengar suara gaduh di kamar sebelah. Tapi gak curiga apa-apa, karena saya pikir itu kucing. Saya mengetahui motor saya hilang pada waktu akan shalat subuh,"pungkasnya. (awk)

Korban pencurian
- Empat rumah

Barang yang hilang
- Uang tunai 10 juta
- Telpon genggam
- Laptop
- Sepeda motor

Barang bukti
- Sebilah golok

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template