Salah Urus Faktor Utama Penyebab Balita Gizi Buruk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Salah Urus Faktor Utama Penyebab Balita Gizi Buruk

Salah Urus Faktor Utama Penyebab Balita Gizi Buruk

Written By Mang Raka on Jumat, 07 Oktober 2016 | 14.30.00

TIRTAJAYA,RAKA- Masih adanya kondisi balita yang kekurangan gizi sungguh sangat disayangkan. Sebab, pertumbuhan dan perkembangan serta kecerdasannya dipengaruhi oleh gizi. Kondisi gizi buruk tidak mesti berkaitan dengan kemiskinan dan ketidaksediaan pangan, meski tidak bisa dipungkiri kemiskinan atau kemalasan merupakan faktor yang sering menjadi penyebab gizi buruk pada anak.
Menurut pemerhati gizi Karawang Mutiara Herawati, bahwa pengasuhan anak juga menentukan. Anak yang diasuh oleh ibunya sendiri dengan penuh kasih sayang, kesadaran yang tinggi akan pentingnya nutrisi dan ASI, maka anaknya tidak akan mengalami gizi buruk. "Untuk itu Puskesmas harusnya menganjurkan agar para balita rutin mengunjungi pos yandu sejak usia 0 bulan sampai 59 bulan,dan dalam waktu dekat pihaknya akan memantau kehadiran balita di setiap pos yandu," ujar dia kepada RAKA.
Sedangkan fenomena yang ada saat ini, kebanyakan anak dipisahkan jauh dari ibunya dengan alasan ditinggal menjadi TKW. Kemudian mereka menyerahkan kepengasuhan anak kepada orang yang kurang memperhatikan nutrisi dan kesehatan anak. Jika seperti ini keadaannya, besar kemungkinan anak akan mengalami gizi yang buruk. Oleh karena itu, para orang tua, khususnya para ibu, hendaknya tetap memperhatikan nutrisi dan kesehatan anaknya di tengah kesibukan mereka melakukan aktivitas sehari-hari."Ini emang dilema, dilain sisi, kesulitan ekonomi membuat ank terpaksa harus ditinggal ibunya. Tapi harusnya, bapak yang ada bisa ikut memantau meski anak tinggal dengan neneknya," ungkapnya.
Tapi keadaannya lain, seperti kurangnya pemahaman ibu menyusui di beberapa daerah sering kali tidak mengindahkan saran dan nasehat bidan desa setempat saat melakukan kegiatan pos yandu. Bahkan mereka enggan datang dengan alasan sibuk pekerjaan rumah tangga, padahal pada saat itu tim kesehatan sering memberikan arahan tentang bagaimana pola makan yang baik untuk balita sehingga terhindar dari gejala gizi buruk.
Pengertian gizi buruk sendiri adalah suatu kondisi di mana seseorang dinyatakan kekurangan nutrisi, atau dengan ungkapan lain status nutrisinya berada di bawah standar rata-rata. Nutrisi yang dimaksud bisa berupa protein, karbohidrat dan kalori. gejala klinis yang bisa dijumpai pada anak adalah berupa kondisi badan yang tampak kurus. Sedangkan gejala klinis gizi buruk secara garis besar bisa dibedakan secara medis menjadi tiga yaitu marasmus, kwashiorkor dan marasmic-kwashiorkor.(fah)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template