Rutin Mengaji Usai Magrib - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Rutin Mengaji Usai Magrib

Rutin Mengaji Usai Magrib

Written By Mang Raka on Senin, 31 Oktober 2016 | 12.30.00

CIKAMPEK, RAKA - Pengajian Alquran setelah salat magrib sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak dan remaja. Padahal dulu menjadi rutinitas yang wajib dijalankan anak-anak.
Orang tua dan para pemuka agama seharusnya kembali mengarahkan anak-anak dan remaja, untuk menyemarakan pengajian Alquran. Terlebih saat ini tingkat kenakalan anak dan remaja sudah semakin menjadi-jadi. "Harus kembali disemarakan. Karena itu bisa menjadi kunci untuk mengontrol pergaulan mereka (anak-anak dan remaja)," ujar Pengurus IPNU Karawang, Andri Permana kepada Radar Karawang, Minggu (30/10).
Dia menyampaikan, ada perubahan pola kehidupan yang sangat jauh antara beberapa tahun lalu, dengan tahun-tahun sekarang. Terutama saat perkembangan dunia informasi tidak terlalu semarak seperti saat ini. "Remaja dan anak-anak sekarang lebih cenderung mengikuti pergaulan yang bersumber dari perkembangan teknologi. Main game, nonton TV dan lain sebagainya. Sementara kebiasaan mengaji secara rutin sudah mulai ditinggalkan," paparnya.
Sehingga dampaknya, apa yang dilihat dan diserap dari game, media televisi, internet dan lain sebagainya diterapkan dengan tanpa adanya filter oleh anak-anak dan para remaja. Bahkan terhadap orang tua saja, saat ini kebanyakan melawan saat diperintah untuk mengerjakan hal-hal kebaikan. "Memang untuk menjaga akhlak, anak-anak harus dikuatkan pengetahuan agamanya," tambahnya.
Dia juga menyampaikan, karena terkontaminasi oleh pergaulan yang sejatinya bukan cara bergaul orang timur. Maka sikap anak-anak lebih banyak tidak bisa diatur. Padahal itu menjadi cikal-bakal kehancuran kehidupan mereka sendiri.
Orang tua juga posisinya terkadang dijadikan budak atau pembantu oleh anaknya. Padahal seharusnya dihormati, disayangi, dicintai, karena sebagaimana hadits nabi, rido Allah terletak pada rido kedua orang tua. "Orang tua, tokoh masyarakat, lingkungan, harus menciptakan lingkungan yang penuh dengan perlakuan terpuji. Langkah pertamanya kembali menggalakan pengajian bada magrib," pungkasnya. (zie)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template