Ruang Kelas SMPN 3 Jatisari Multifungsi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Ruang Kelas SMPN 3 Jatisari Multifungsi

Ruang Kelas SMPN 3 Jatisari Multifungsi

Written By ayah satria on Kamis, 13 Oktober 2016 | 12.33.00

JATISARI, RAKA - Persoalan ruang kelas belajar di Kabupaten Karawang menjadi masalah klise yang tidak pernah selesai.
Di SMPN III Jatisari, misalnya. Sekolah yang ada di Desa Balonggandu itu, hanya memiliki tiga ruang kelas. Bahkan satu ruang kelas, harus berbagi dengan ruang guru.
Informasi yang dihimpun Radar Karawang, keberadaan SMPN 3 Jatisari bermula atas desakan warga setempat, terutama Pemerintahan Desa Balonggandu, karena jumlah penduduk di desa tersebut cukup banyak. "Awalnya pihak pengembang hanya menyediakan lahan seluas 1,3 hektare untuk pasum saja. Tapi saat itu kepala Desa Balonggandu mendesak kami untuk sekalian dibangunkan gedungnya. Makanya kami bangunkan tiga ruang belajar," ujar pengembang Perum Cikampek Baru, H Toto kepada Radar Karawang.
Toto melanjutkan, sekolah yang dibangun tahun 2013 dan mulai dioperasikan tahun 2014, sudah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Karawang. Artinya, pemerintah berkewajiban membangun ruang kelas baru di sekolah tersebut, agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lancar. "Fasum (fasilitas umum) nya sudah diserahkan ke pemkab tahun 2014," tuturnya.
Kepala Desa Balonggandu, Suhana mengatakan, selama ini dirinya belum mengetahui site plan, lahan yang diserahkan pihak pengembang kepada Pemkab Karawang. Karena yang tahu persis adalah kades dulu, sebelum dirinya memimpin. "Makanya, saya juga ingin tahu dulu site plannya seperti apa. Dan pasum yang diserahkan pihak pengembang ke pemda juga yang mana saja, karena kami khawatir salah mengambil langkah atau kebijakan," ujarnya.
Sedangkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, membutuhkan sarana dan prasarana cukup, termasuk tenaga pendidiknya. "Saya melihat SMPN 3 Jatisari ini, selain kekurangan RKB, tenaga pendidiknya juga minim. Sedangkan sekolah ini tata usahanya masih menginduk ke SMPN I Jatisari. Bahkan Kepalanya merangkap 3 sekolah," ujarnya.
Sementara pihak sekolah mengaku sudah mengajukan permohonan ruang kelas baru (RKB), saat kepemimpinan almarhumah Hj Sri Sulastri. Tetapi prosesnya sejauh mana, pihak sekolah tidak mengetahui secara detil.
"Kalau pengajuan waktu zaman bu Haji sudah diajukan. Tapi perkembangannya bagaimana. Silahkan konfirmasi ke Pak Haji (Kepsek SMPN 3 Jatisari," ujar TU SMPN 3 Jatisari Pendi saat ditemui Radar Karawang.
Dia menyampaikan, saat ini peserta didik yang terdaftar dan aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMPN 3 Jatisari. sebanyak 210 orang atau 6 rombongan belajar atau kelas. Masing-masing rombel, kelas 7, 8 dan 9 adalah dua kelas. "Sekolahnya disift. Pagi dan siang. Untuk ruang kelasnya ada tiga. Satu ruang terpaksa disekat untuk kantin dan ruang guru. Tempat parkir sekolah juga digunakan mushola," ujarnya.
Sementara saat Radar Karawang menyambangi SMPN 1 Jatisari, untuk melakukan konfirmasi ke Kepala SMPN 3 Jatisari karena H Tri Winarna, biasanya ngantor di SMPN 1 Jatisari, yang bersangkutan tidak ada.
Informasi yang dihimpun di lapangan, H Tri Winarna menjabat sebagai kepala sekolah di 3 SMP, yaitu SMPN 1 Banyusari, SMPN 1 Jatisari dan SMPN 3 Jatisari. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template