Proyek Jalan Asal-asalan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek Jalan Asal-asalan

Proyek Jalan Asal-asalan

Written By Mang Raka on Rabu, 19 Oktober 2016 | 13.00.00

-Baru Dibuat 3 Hari Sudah Retak-retak

CILAMAYA KULON, RAKA - Baru digarap 3 hari, perbaikan jalan beton garapan rekanan di lingkungan Dinas Bina Marga dan Pengairan terlihat asal-asalan. Betapa tidak, baru mengering seharian, jalanan di Dusun Pasirputih RT 19/05 Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya kulon, 70 persen di antaranya sudah retak-retak.
Bahan material yang tidak jeli dan pekerjaan yang asal, membuat masyarakat setempat kecewa dan meminta pertanggungjawaban dinas pimpinan Acep Jamhuri tersebut.
Seperti yang dikemukakan warga Pasirputih Suhaeri. Dirinya apresiasi ada pembangunan jalan di desa menuju lokasi pantai, tapi tidak asal jadi seperti yang baru dikerjakan 2 hari kebelakang ini. Sebab, baru saja mengering, lebih dari setengahnya sudah retak parah.
Menurutnya, ini terjadi bukan karena lokasinya di sepanjang jalanan sawah, tapi karena kualitas yang tidak diperhatikan rekanan. Soal ini, masyarakat sebut Suhaeri sangat kecewa dan meminta pertanggungjawaban pemborong atas hasil kerja rekanan. Jika tidak, ia meminta pemborong ini di 'blacklist' rekanan yang nyata-nyata membangun jalan asal-asalan ini. "Parah sekali ini mah, baru kering sudah banyak yang retak, masyarakat kecewa," kata dia.
Pejabat Pemerintahan Desa Sukajaya yang meminta dirahasiakan namanya menuturkan, jalanan itu dikerjakan sepanjang 250 meter, bukan dari aspirasi dewan atau bantuan dana desa, melainkan proyek langsung Dinas Bina Marga dengan sistem LPSE. Selain tanpa papan proyek, jalanan banyak retak itu sudah diperingatkan keras masyarakat dan pemerintahan desa soal kualitas. Sebab keretakan itu terjadi akibat material arugan jalanan berlubang terlalu tinggi sementara material bahan corannya tipis. Akibatnya jalanan yang diharapkan mulus saat pesta laut Pasirputih itu disesalkan masyarakat. "Gak ada papan proyek, warga sudah peringatkan pemborong, tapi gak digubris, itu akibat arugan terlalu tinggi, ngecornya ketipisan," kecewa dia.
Meskipun tidak tahu nama CV dan jumlah anggarannya sebut sumber ini, ia memastikan yang mengerjakan jalanan tersebut adalah mantan kepala desa di salah satu desa di Cilamaya Kulon berinisial U. Jika sudah demikian adanya, meskipun ia apresiasi sudah dibuatkan jalan, tapi jika kualitasnya buruk, masyarakat jelas kecewa. "CV dan anggarannya gak tahu, tapi ini pekerjaan mantan kades di Cilamaya Kulon rekanannya," kata dia. (rud)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. Masih ada aja,oknum oknum yang mnyunat anggaran untuk prbaikan infrastruktur,... sebaiknya segera di usut

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template