Program Padi Organik di Purwasari Gagal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Program Padi Organik di Purwasari Gagal

Program Padi Organik di Purwasari Gagal

Written By Mang Raka on Senin, 10 Oktober 2016 | 16.00.00

PURWASARI, RAKA - Upaya meningkatkan hasil produksi padi di wilayah Kecamatan Purwasari mengalami kendala. Program padi organik yang dilakukan petani di wilayah tersebut rupanya tidak menuai hasil memuaskan. Sementara rencana peralihan padi organik yang diharapkan seluruh para petani diwilayah itu, terancam gagal.

Badan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Perhutanan (BP3K) Kecamatan Purwasari, Ohan, Sabtu (8/10) mengatakan, saat ini para petani yang menggunakan padi organik belum secara merata. Selain hasil uji coba yang dilakukan para gapoktan petani diwilayah Desa Karangsari, masih belum mendapatkan hasil yang maksimal. "Hasil dari pupuk organik belum bisa menghasilkan padi lebih banyak, jadi untuk petani yang menggarap sawahnya ke produksi padi organik masih dilakukan segelintir orang saja," terang dia, saat ditemui diruang kerjanya.
Bahkan, lanjut dia,  harapan agar seluruh para petani bisa dapat beralih ke padi organik, untuk diwilayahnya, mengalami kendala. Padahal, program pengalihan tersebut sudah dicanangkan sejak tahun 2016 yang diperuntukan bagi para petani diwilayahnya. "Masih belum berjalan optimal, jadi masih untuk program padi organik belum berjalan maksimal," ucapnya.
Selain itu, dia menyinggung, Sektor pertanian diwilayah Kecamatan Purwasari, untuk lahan teknis pertanian yang terkena dampak Tata ruang wilayah oleh Pemerintah Daerah, untuk wilayah purwasari sampai saat ini masih belum terjadi penyempitan kembali. Hal ini pun berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, masih diatas 39 hektar lahan yang sudah mengalami peralihan pungsi. "Lahan pertanian diwilayah Kecamatan Purwasari yang saat ini menciut, karena  penyempitan lahan teknis pertanian diwilayah itu, sekitar 39 Hektare lahan teknis pertanian, dialih pungsikan ke zona perumahan. Secara keseluruhan luas wilayah teknis pertanian, awalnya 1611 Ha, kini menjadi 1572 Ha. lahan teknis pertanian yang masih tersisa diwilayah ini," katanya.
Maka dari itu, dia menegaskan, masih terdapatnya sektor lahan teknis pertanian yang berada diwilayahnya, dapat dimaksimalkan untuk mampu memproduksi padi yang lebih produktif. Sehingga nanti, wilayah Kecamatan Purwasari masih tetap mampu menjadi salah satu wilayah penyuplai padi di Kabupaten Karawang nantinya. "Akibat dari tata ruang wilayah yang dilakukan pemerintah Kabupaten Karawang diwilayah Kecamatan Purwasari terhadap lahan teknis pertanian, menyebabkan daya produksi padi diwilayah ini berkurang, namun tidak menutup kemungkinan jika nanti para petani dengan hasil produksi padi yang cukup banyak, bisa menutup adanya penyempitan sektor lahan teknis nanti," ucapnya.
Adapun demikian, dalam persoalan sektor pertanian, diharapkan para petani maupun pihak desa yang berada di wilayah Kecamatan Purwasari, dapat mampu mempertahankan sektor lahan, yang sampai saat ini kian terkikis. "Saya berharap adanya kerjasama mulai dari pemerintah desa, kecamatan hingga kelompok tani untuk bersama sama mempertahankan hasil padi diwilayah ini," pungkasnya. (ian)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template