Petani Durian Tegalwaru Gagal Panen - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Petani Durian Tegalwaru Gagal Panen

Petani Durian Tegalwaru Gagal Panen

Written By Mang Raka on Rabu, 12 Oktober 2016 | 15.30.00

TEGALWARU, RAKA - Petani durian di wilayah Kecamatan Tegalwaru mengalami gagal panen. Tanaman durian yang tumbuh di sejumlah desa banyak yang tidak berbuah sehingga produksinya diperkirakan turun hingga 80 persen dibandingkan tahun lalu.

Produksi durian di Kecamatan Tegalwaru saat ini sedang merosot akibat pengaruh cuaca dan minimnya pola perawatan pohon durian. Musim hujan yang tidak menentu saat awal musim penghujan membuat pertumbuhan buah tidak maksimal. Bahkan banyak buah durian yang masih muda jatuh dari pohon. Kalaupun ada buah yang tumbuh hingga masak di pohon, rasanya pun tidak memuaskan. Durian yang dihasilkan pun rasanya tidak manis.
Suyanto (46) petani durian Desa Cintalaksana mengatakan, musim hujan berpengaruh pada buah durian yang telah besar. “Ketika sudah besar terlalu banyak terkena hujan, akhirnya banyak yang membusuk dan jatuh,” kata pria yang banyak menanam durian jenis montong oren ini. Disamping itu, durian yang banyak terkena hujan berpengaruh pada rasa manis durian yang menurun.
Petani durian lainnya, Barli (40) asal kampung Bakan Dalem, Desa Wargasetra, menduga penyebab banyaknya tanaman durian yang tidak berbuah ini dipengaruhi oleh faktor cuaca. Dia mengungkapkan berkurangnya produksi durian di kecamatan Tegalwaru ini membuat pendapatan petani berkurang. "Banyak kembang yang menjadi bakal buah gugur diterpa angin saat hujan dan dibarengi angin besar maka beberapa kembang durian pun banyak yang jatuh dan saya menduga penyebabnya adalah musim kemarau yang berlangsung lebih panjang dari biasanya. Sehingga bunga durian akan tumbuh ketika mulai musim hujan yakni bulan Januari. Karena hujan kali ini mundur pada bulan Januari, bunga durian juga mundur," tandasnya.
Sementara ditempat terpisah, Nurlela (32) pedagang durian, menjelaskan, mereka mengaku kesulitan menjual dagangannya, akibat sepinya peminat. Padahal untuk menarik pembeli, mereka mengaku sudah menjual durian dengan harga relatif murah. "Harus sabar sekarang. Mesti bagaimana lagi menghadapi musim durian saat ini karena kami juga sulit untuk dapatkan hasil panen yang maksimal," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template